Telusuri Pemanfaatan Dana Covid-19, DPRD Flotim Kecewa, Dokumen Baru Terbagikan Jelang Sidang

Abdul Wahab Saleh, S.S, sedang meluapkan kekecewaanya dalam pembukaan Rapat Kerja Gabungan Komisi DPRD Kabupaten Flores Timur dengan agenda Penelusuran Pemanfaatan Anggaran Penanganan Covid-19 Tahun Anggaran 2020,Rabu (8/9). Foto : BNN/ Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Penelusuran terhadap penggunaan anggaran penanganan Covid-19 di Kabupaten Flores Timur Tahun Anggaran 2020 oleh kalangan DPRD Flores Timur, akhirnya terlaksana sebagaimana kesepakatan yang terlahir dalam rapat Banmus,Selasa (7/9).

Melalui forum Rapat Kerja Gabungan Komisi DPRD Flotim ,yang dipimpin oleh Wakil Ketua Mathias Werong Enay,Rabu (8/9), vokalis-vokalis DPRD Flotim langsung menyalak tatkala pimpinan sidang masih menghantarkan forum akan riwayat dinamika  yang terjadi beberapa waktu lalu, serta tentang maksud rapat itu, dan tentang pola pembahasan yang bertajuk penelusuran itu.

Abdul Wahab Saleh sebagaimana yang disaksikan BaliNewsNetwork.com, langsung ‘menyerang’ barisan eksekutif yang dipimpin Sekda Paulus Igo Geroda, atas kenyataan baru terbagikannya dokumen laporan penggunaan anggaran Covid-19 TA 2020 tersebut kepada mereka, beberapa menit sebelum pertemuan itu dimulai.

“Pertama saya mau sampaikan ke pihak Pemerintah, seyogianya hari ini kita melaksanakan suatu kegiatan dengan agenda penelusuran pemanfaatan dana covid 19 Tahun Anggarab 2020. Saya pingin tanya ke pihak pemerintah ! Selamat datang Pak Sekda yang hadir langsung, kenapa baru hari ini kami dibagikan dokumen ini ? Kesiapan pemerintah untuk hadir pada rapat kerja gabungan komsisi hari ini, perlu kami pertanyakan ! Terus terang Pak Sekda, kami butuh waktu untuk pelajari satu persatu ini dokumen ! Apalagi setelah saya bolak balik ini dokumen, di grant total anggarannya adalah  sebesar 16,8 milyar, yang selama ini 14 milyar. Maka dari itu, pihak pemerintah secara tidak langsung memaksakan kami untuk melihat secara detail satu persatu dari total angka 14 milyar atau pun 16,8 milyar tersebut ! Jangan paksakan lembaga bahwa selesai dan clear semuanya ini pada hari ini ! Kemarin kita sudah tetapkan di Banmus,ya paling tidak, minimalnya tadi malam dokumen ini kami sudah terimalah agar dapat  mempelajari satu persatu dokumen ini. Jadi, pointnya di situ ! Kenapa baru  hari ini, ketika mau buka sidang rapat kerja gabungan komisi, baru dokumen ini dibagikan ?”sergah  vokalis asal Fraksi NasDem itu.

Terhadap luapan kekecewaan yang dilantangkan Abdul Wahab tersebut,Mathias Enay sembari meriwayatkan kisah kesepakatan Banmus yang terjadi pada Selasa (7/9) pukul 15.00 wita itu, lantas meminta Abdul Wahab Saleh  dan keseluruhan anggota  rapat kerja gabungan komisi untuk memaklumi urusan kerja persiapan dokumen oleh pihak pemkaab Flotim tersebut.

“Tidak bermaksud seide dengan pihak pemerintah, namun,kemarin dalam Banmus,kita tetapkan agenda ini pada pukul 15.00 wita.Pemerintah telah beritikad baik dengan mempersiapkan semuanya ini dan menyajikan kepada kita.Namun bila merasa tidak cukup waktu,dan memandang perlu hari ini kita pelajari dulu,besok baru mulai sidang, saya kembalikan ke forum rapat kerja gabungan komisi.”ujar Tias Enay sembari mempersilahkan  Ketua Komisi C, Ignas Uran untuk menyampaikan pendapatnya.

Sependapat dengan Abdul Wahab Saleh soal detail angka-angka yang  harus tersajikan  dalam dokumen yang terbagikan itu, Ignas Uran bahkan langsung  menukik  mengusulkan agar pembahasan tersebut dimulai dengan pembahasan  bidang pemulihan ekonomi.

Bagi anggota Fraksi Partai Golkar tersebut,walau sudah tergali dan terbahaskan, baik dalam LKPJ Bupati Tahun 2020 maupun dalam pertanggungjawaban pengelolaan dana tersebut oleh OPD-OPD yang mengelolah dana Covid-19, namun pembahsan bidang pemulihan ekonomi tersebut belum tuntas !

Pimpinan sidang Rapat Kerja Gabungan Komisi dengan agenda penelusuran pemanfaatan anggaran penanganan Covid-19 Tahun 2020  pun lantas mempersilahkan Sekda Paulus Igo Geroda untuk menjelaskan  proses penganggaran, pelaksanaan (pemanfaatan) dan evaluasi terhadap penggunaan anggaran tersebut secara garis beras namun sempurna lalu dilanjutkan  secara detail oleh OPD pemanfaat anggaran tersebut.*(Emnir).

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment