Penangkaran Telur Penyu Pokmaswas Pedan Wutun Bertebaran Tukik

Sekcam Solor Barat, Benediktus M.Jawan,S.Sos (keempat dari kiri) bersama anggota Pokmaswas Pedan Wutun dan beberapa warga melakukan pelepasan 148 tukik ke laut, Senin (26/7 ).Foto : BNN/Emnir.

Solor/BaliNewsNetwork.com-Secara beruntun , dua sarang telur penyu di penangkaran Kelompok Pengawas Masyarakat (Pokmaswas) Pedan Wutun, Kelurahan Ritaebang, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur, NTT menetas.

Anggota Pokmaswas Pedan Wutun bersama Pemerintah Kecamatan Solor Barat dan beberapa warga pencinta konservasi salah satu jenis biota laut yang dilindungi itu, lalu melepaskan kembali 220 tukik hasil penetasan tersebut ke laut di lokasi penangkaran.

Ketua Pokmaswas Pedan Wutun, Kristoforus Kelan Weran kepada BaliNewsNetwork di sela-sela kegiatan pelepasan tukik, Senin (26/7) pukul 16.30 wita meriwayatkan, pada hari Minggu, (25/7) pukul 05.00 wita, salah satu sarang telur penyu dari sisa 10 sarang yang tertangkar pihaknya menetas, menghasilkan 72 tukik.

Ke-72 tukik itu pun dilepaskan mereka ke laut pada sore harinya.

“Hari ini,Senin, 26 Juli 2021 sekitar pukul 05.30 wita, salah satu sarang dari 9 sarang ini menetas, menghasilkan 148 tukik,yang kita lepaskan saat ini. Dengan demikian total tukik dari penetasan dua sarang, kemarin dan hari ini sebanyak 220 tukik.” rinci Kristo Werang yang diamini Wakilnya, Paulus Ileama Niron dan Sekertaris Pokmaswas Pedan Wutun, Agustinus Eko Keban.

Sebelumnya pada Selasa (20/7) pukul 04.00 wita, telah keluar dari salah satu sarang telur penyu di penangkaran yang berlokasi di pantai U’uma-Ritaebang itu ke-72 tukik, dan 43 tukik pada Minggu (4/7).

Kini, di penangkaran Telur Penyu Pedan Wutun, tersisa 8 sarang telur penyu. Kristo Werang bersama anggotanya tetap berkomitmen untuk mengamankan telur penyu yang dijumpai mereka  ke penangkaran Pokmaswas, agar terhindar dari predator.

Aktivitas konservasi salah satu biota laut secara mandiri  oleh Pokmaswas Pedan Wutun itu pun mendapat apresiasi dari Pemerintah Kecamatan Solor Barat dan Pemerintah Kelurahan Ritaebang .

Camat Solor Barat, Adrianus K.Herin melalui Sekcam, Benediktus M Jawan,yang tuut serta dalam kegiatan pelepasan tukik di Senin (26/7), tak henti-hentinya mengutarakan ketakjubannya pada karya Pokmaswas Pedan Wutun itu.

“Apa yang dikerjakan Pokmaswas Pedan Wutun di Kelurahan Ritaebang ini, kiranya bisa diikuti oleh warga di desa pesisir pantai lainnya di wilayah Kecamatan Solor Barat ini. Dan karya seperti ini harus didukung ! Mereka tidak saja bergiat dibidang konservasi salah satu biota laut ini, namun juga giat menjaga dan melestarikan alam pantai di lokasi penangkaran mereka ini, serta menularkan kesadaran bagi masyarakat di wilayah ini akan pentingnya menjaga, melindungi, dan melestarikan biota laut  yang  dilindungi oleh negara. Ini karya positif yang harus didukung.” ujar Sekcam Beny Jawan dengan terus menerus mengungkapkan ketakjuban pada karya Kristo Werang,Cs itu.(Emnir).

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment