Bupati Flotim Wajibkan Para Camat, Kepala Desa, Dan Lurah Giatkan Posko

Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon. Foto : BNN/doc.Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork.com- Kasus Covid-19 di Kabupaten Flores Timur, NTT kian melejit. Di akhir Juni 2021 pukul 20.00 wita, Satgas Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Flotim merilis, ada 1.266 kasus positif Covid-19 di wilayah tersebut dengan jumlah kontak erat sebanyak 2.750 orang. Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon mewajibkan para Camat, Kepala Desa dan Lurah, bentuk posko pengendalian penyebaran Covid-19.

Pihak RSUD dr.Hendrikus Fernandez,Larantuka di hari yang sama pada pukul 10.00 wita melaporkan, jumlah pasien positif Covid-19 yang sedang dirawat di ruangan Iso Covid sebanyak 26 orang. Jumlah staf RSUD Larantuka yang terpapar Covid-19 bertambah menjadi 43, termasuk 3 tenaga Dokter.

“Per Rabu, 30 Juni 2021,pukul 10.00 wita, total pasien dengan kasus positif Covid-19 berdasarkan hasil pemeriksaan rapid antigen sebanyak 39 pasien. Dari total tersebut, 31 positif Covid-19, 8 negatif. Di ruangan Iso Positif sedang terawat  26 pasien. Pada ruangan VK Iso, ada 5 pasien. Dan di ruangan Iso Non Reaktif Cempaka sebanyak 8 pasien. Jumlah pasien meninggal ada 2 orang. Sedangkan jumlah staf RSUD yang terpapar Covid-19 bertambah menjadi 42 orang, termasuk 3 Dokter. ”rinci dr.Paulus Lameng, MPH, Kepala Bidang Informasi, Pengembangan SDM dan Rekam Medik.

Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon  kembali memempertegas Intruksi yang dikeluarkannya pada 22 Juni 2021 dengan Surat bernomor SATGAS.COVID/23/FLT/VI/2021, tanggal 29 Juni 2021.

Kepada para Camat dan Kepala Desa se-Kabupaten Flores Timur, Ketua Satgas Penaggulangan Covid-19 Kabupaten Flotim tersebut mewajibkan para Camat, Kepala Desa dan Lurah se-Kabupaten Flotim untuk membentuk posko pengendalian penyebaran Corona Virus Disease tingkat Kecamatan dan tingkat desa/kelurahan.

Pelaksanaan Pembatasan Kegiatan Masyarakat yang akan dimulai pada hari ini, Kamis, 1 Juli 2021 pun melibatkan unsur TNI, Polri dan stakeholder terkait di setiap wilayah.

Bupati Anton Hadjon pun mewajibkan para Camat, para Kepala Desa dan para Lurah untuk melakukan evalusi anggaran, serta melaporkan hasil evaluasi secara berjenjang yakni Kepala Desa/Lurah kepada Camat, Camat Kepada Bupati Flores Timur, Kapolsek Kepada Kapolres, dan Daramil Kepada Dandim 1624 Flotim.*(Emnir).

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment