Ikutan Lari Lihat Orang Dikejar Polisi, Ternyata Kantongi Sabu dan Ganja

DENPASAR -Balinewsnetwork.com- Yolan Franata, asal dusun Brambang, Lombok yang terjerat kasus kepemilikan sabu dan ganja, Selasa (29/6) kemarin diadili disecara virtual. Yang menarik dalam perkara ini, Yolan harus menjalani sidang lantaran sebelum ditangkap dia yang bukan merupakan buruan polisi malan ikut lari ketakutan melihat orang lari dikejar Polisi.

Usut punya usut, ternyata terdakwa ikut lari karena memiliki narkotika. Dalam dakwaan yang dibacakan jaksa Iman Supriyantodi PN Denpasar secara online, menyebutkan jika terdakwa diamankan pada Selasa, 15 Desember 2020 pukul 18.00 Wita.

“Saat itu terdakwa akan melakukan tempelan sabu di lokasi dekat SPBU Jalan Abianbase, Gang Pertiwi Kuta Utara. Karena melihat orang berlari, terdakwa ikut lari ketakutan dan membuang barang bukti. Saat itu, akhirnya terdakwa langsung ditangkap,” sebut jaksa dalam dakwaan.

Terdakwa yang sebenarnya bukan target penangkapan akhirnya digeledah petugas. Hasilnya diamankan dua paket klip sabu berat bersih total 0,29 gram. 

“Petugas juga mengamankan dari saku terdakwa satu paket pelastik berisi ganja yang beratnya 12,23 gram netto,” lanjut Jaksa Wazir.

Dihadapan majelis hakim yang diketuai Putu Gede Novyartha, remaja 20 tahun yang tinggal sementara di Pulau Bawean, Kediri Tabanan itu dengan pasal berlapis.

Terdakwa diancam Undang-undang tentang narkotika No.35 tahun 2009, Pasal 114 ayat (1) terkait kepemilikan dan perantara narkotika jenis sabu dan Pasal 111 ayat (1) terkait kepemilikan narkotika jenis tanaman berupa ganja.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment