Dokter Pembantuan Dinkes Flotim Sudah Ke RSUD, 4 Perawat Ajukan Keberatan

dr. Agustinus Ogie Silimalar, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur-NTT. Foto : BNN /Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork.com- Dua tenaga Dokter  yang diperbantukan Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur ke RSUD dokter Hendrikus Fernandez- Larantuka akibat lonjakan pasien covid-19, telah menjalani masa orientasi di unit IGD. Sedangkan dari 6 perawat Dinkes yang telah ber-SPK, 4 diantaranya mengajukan keberatan !

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur, dr.Agustinus Ogie Silimalar kepada BaliNewsNetwork.com di ruang kerjanya, Kamis (24/6) mengakui, pihaknya telah menugaskan dua tenaga Dokter dan 6 Perawat ke RSUD  Larantuka, untuk memback up pelayanan kesehatan sehubungan dengan peningkatan pasien  rawat inap yang berstatus Covid-19.

“Kami langsung merespon permintaan bantuan nakes dari pihak RSUD yang tersampaikan dalam rapat koordinasi bersama Bapak Bupati di Senin,21 Juni 2021 lalu. Ada dua Dokter dan 6 Perawat . Seluruh admnistrasi terkait tugas pembantuan mereka pun langsung kami bereskan. Dan beberapa diantara mereka telah bertugas di sana termasuk kedua Dokter itu. Empat (4) Perawat lainnya telah datang menyampaikan keberatan atau pembatalan dengan alasan tertentu. Dan alasan tersebut, memang tidak memungkinkan mereka bertugas di ruangan iso covid. Kami pun tidak bisa paksa ! ” tutur Ogie Silimalar.

Kondisi lonjakan kasus Covid-19  yang merata di semua wilayah dengan tingkatan penyebaran yang sangat cepat itu, mengharuskan Ogie bertindak ekstra hati-hati  untuk mencari pengganti ke-4 perawat tersebut.

Tentang kehadiran dua tenaga Dokter dan Perawat Dinkes Flotim di RSUD pun dibenarkan  pihak Manjemen RSUD Larantuka.

Dokter Sanny melalui Kepala Bidang Informasi, Pengembangan SDM dan Rekam Medik, dr.Paulus Lameng yang dikonfirmasi secara terpisah usai kegiatan visitasi Tim Dinkes Propinsi NTT, mengungkapkan,kedua Dokter tersebut kini sedang menjalani masa orientasi di unit IGD RSUD Larantuka.

“Keduanya telah menjalani tahapan orientasi di unit IGD. Menurut rencana , melalui Bidang Pelayanan Medik, mereka akan ditempatkan di unit IGD untuk memback up pelayanan di unit tersebut. Demikian pun halnya dengan Perawat pembantuan Dinkes tersebut. Dua tiga hari kedepan, mereka akan mendapatkan rolling pelayanan di ruangan iso covid.” urai Paulus Lameng seraya menyebutkan total pasien rawat inap dengan status Covid-19 (hasil rapid antigen ) di posisi Kamis, 24 Juni 2021 sebanyak 37 pasien dari sebelumnya 33 di posisi Selasa ,22 Juni 2021.*(Emnir).

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment