Penting, Edukasi Kesehatan Gigi dan Mulut bagi Siswa SLB

Para dosen Poltekkes Kemenkes Denpasar mengedukasi pelajar SLB N 1 Badung tentang pentingnya merawat kesehatan gigi dan mulut.

DENPASAR/BaliNewsNetwork.com-
 
Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian yang tidak terpisahkan dari kesehatan secara menyeluruh, sehingga kesehatan gigi dan mulut hendaknya dimiliki oleh seluruh lapisan masyarakat, terlebih-lebih lagi bagi kelompok rentan penyakit gigi dan mulut. Anak-anak berkebutuhan khusus merupakan salah satu kelompok rentan terhadap penyakit gigi dan mulut.

Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Badung, yang berlokasi di Jimbaran merupakan salah satu sekokah yang mendidik anak-anak berkebutuhan khusus, seperti tuna wicara, tuna rungu, dan tuna grahita.

Anak-anak ini pada umumnya memiliki kemampuan terbatas dalam memelihara kesehatan, termasuk kesehatan gigi dan mulut, sehingga perlu mendapat bimbingan yang lebih intensif daripada anak-anak yang normal pada umumnya.

Sebagai Dosen Politeknik Kesehatan (Poltekkes) Kemenkes Denpasar, Ni Wayan Arini, S.Si,T, M.Kes dan Ni Ketut Ratmini, S.Si.T, MDSc, dalam melaksanakan salah satu bentuk Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya Pengabdian kepada Masyarakat, memberikan layanan preventif dan promotive kesehatan gigi dan mulut pada siswa SLBN 1 Badung pada bulan Mei sampai Juni 2021.

“Karena kemampuan mereka tidak sama dengan siswa di sekolah biasa, maka diperlukan perhatian khusus agar mereka, anak-anak kita ini memahami kesehatan gigi dan mulut,” kata Arini di Denpasar, belum lama ini.

Bentuk pelayanan yang diberikan seperti, di antaranya, penyuluhan kesehatan gigi melalui ceramah dengan bantuan media video yang pada intinya bertujuan untuk membimbing cara menyikat gigi yang baik. Di samping itu pula, tim dari Poltekkes Kemenkes Denpasar tersebut juga menyerahkan bahan kontak berupa alat-alat menyikat gigi serta buku saku pedoman menyikat gigi.

Selaku Ketua Jurusan Kesehatan Gigi Poltekkes Kemenkes Denpasar, drg. Sagung Agung Putri Dwiastuti, M.Kes di sela-sela pelaksanaan pengabdian tersebut menyatakan bahwa upaya-upaya peningkatan kesehatan gigi dan mulut hendaknya menyasar kelompok-kelompok berkebutuhan khusus sebagai prioritas.

Selanjutnya juga pelaksanaan pengabdian seperti ini harus dilaksanakan secara berkesinambungan. Disamping perencanaan dan impelementasi, kegiatan ini hendaknya dimonitoring dan evaluasi secara professional.

Kegiatan ini sangat didukung pula oleh pihak SLBN 1 Badung, yang diungkapkan oleh Ni Nyoman Suwastarini, ST, MPd., selaku Kepala Sekolah dan sangat diharapkan kegiatan-kegiatan serupa dapat dilakukan kembali di waktu mendatang.

Pihak sekolah juga menyampaikan bahwa kegiatan ini akan memberi makna posistif dalam pertumbuhkembangan anak, karena kesehatan gigi merupakan salah satu komponen utama dalam mendukung kesehatan anak berkebutuhan khusus. “Semoga kegiatan ini berkelanjutan,” kata Suawastarini. bq

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment