Di Desa Tanahlein, Penyuling Arak Sumbang PADes, Pemdes Bagikan Kluba

Kepala Desa Tanahlein,Yohanes Dedeo Werang menyerahkan 1 unit Kluba (periuk tanah) kepada Markus Kelore, seorang penyuling arak di Desa Tanahlein.Foto : BNN/Emnir.

Solor/BaliNewsNetwork.com- Pemerintah Desa Tanahlein, Kecamatan Solor Barat , Kabupaten Flores Timur-NTT, menaruh perhatian penuh terhadap usaha ekonomi produktif penyulingan arak yang digeluti warganya.

Belum lama ini, mereka mendatangkan 28 buah Kluba (periuk tanah berukuran besar ), dan membagikannya kepada ke-28 penyuling arak.

Kepala Desa Tanahlein,Yohanes Dedeo Werang, kepada BaliNewsNetwork.com di ruang kerjanya usai acara Pengambilan Sumpah dan Pelantikan Anggota BPD Antar Waktu Desa Tanahlein periode 2016-2022, Kamis (17/6) membenarkan suport mereka  terhadap usaha penyulingan arak di desa mereka itu.

“Masing-masing mereka mendapat satu unit. Kluba atau periuk tanah itu, kami datangkan dengan menggunakan dana desa yang sudah teralokasikan dalam APBdes Tahun 2021, pada bidang Pemberdayaan, Hal ini bertujuan untuk meningkatkan produksi arak mereka,yang tentunya berdampak pada peningkatan ekonomi warga dan Pendapatan Asli Desa kami. Kelompok penyuling arak ini turut berkontribusi terhadap PADes. Pertahun, masing-masing mereka menyumbangkan satu botol arak ( Rp 40.000 ) kepada Desa, dan tercatat pada pos pendapatan desa.”jelas Kades Yohanes Dedeo Werang.

Suami Selin Lolan ini berharap agar arak hasil produksi warganya tersebut bisa dilirik Pemerintah Propinsi NTT sehubungan dengan produksi Shopia NTT itu.

Yance Werang, demikianlah Kades Tanahlein itu biasa disapa, pun berharap agar kelompok penyuling arak di kampungnya itu bisa masuk dalam  kelompok binaan instansi teknis Pemkab Flotim agar konsep home industri dapat dijalankan mereka dengan baik dan benar.

Ditemui terpisah,Yosep Huri Lein,mengaku sangat senang mendapatkan bantuan Kluba itu.Bantuan tersebut pun semakin menggairahkan mereka untuk berproduksi.

“Memang selama ini kami sulit untuk mendapatkan barang yang satu ini. Harganya pun terus mengalami kenaikan setiap tahunnya. Menemukannya pun mujur-mujur.Syukur, Pemdes  kami  menaruh perhatian penuh kepada usaha kami ini, mendatangkannya dan membagikannya kepada kami. Ini yang membuat kami semakin ‘bakar menyala’ di pondok penyulingan kami.” ungkap Yosep Huri Lein sembari mempersilahkan wartawan BaliNewsNetwork.com mencicipi hasil produksi  bakar menyalanya itu. *(Emnir).

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment