Kader Posyandu Ongokuma-Solor Barat Di Mata Nakes Pendamping

Patrisia Yunita Koten, Pengelolah Promkes pada Puskesmas Ritaebang (Kanan ) dan Bidan senior Pustu Kalelu, Imelda Dunat Bui (Kiri ).Foto : BNN / Emnir.

Solor/BaliNewsNetwork.com-Mereka adalah kumpulan orang-orang yang berbakti,rela meninggalkan urusan pribadi demi membantu pelayanan kesehatan bagi ibu hamil,bayi-balita, dan para lansia di Desa Kalelu,Kecamatan Solor Barat. Sapaan khas mereka adalah Kader Posyandu.

Bergiat di Posyandu Ongokuma, demikianlah Nikolaus Wela Ena, Maria Alfrida Utan Manuk, Yasinta Powa Meman,Veronika Baliapan Huler, Rofina Roma Manuk, dan Novita Lerewahen Herin mencurahkan semangat pengabdian mereka bagi masyarakat dikampung halaman mereka.

Kekompakan yang terbangun antara barisan Laus Ena bersama Pemerintah Desa Kalelu dan pihak Pustu Kalelu serta pihak Puskesmas Ritaebang dan Pemerintah Kecamatan Solor Barat,  menggairahkan para pegiat Posyandu Ongokuma itu untuk maju dalam kompetisi Posyandu Strata Purnama Tingkat Kabupaten Flores Timur.

“Tidak saja tekun melaksanakan rutinitas mereka disaat pelayanan Posyandu dan kunjungan rumah,namun mereka juga memiliki semangat untuk belajar, dan berbenah.Mereka cepat tanggap terhadap hal-hal baru, dan segera merespon masukan serta arahan untuk melengkapi kekurangan-kekurangan yang masih terlihat.Mereka sangat komunikatif,saling membantu dan saling mengisi. Itulah keunggulan mereka .”ungkap Patrisia Yunita Koten, Pengelolah Promkes pada Puskemas Ritaebang ketika dikonfirmasi BaliNewsNetwork.com terkait pengenalannya terhadap Kader Posyandu Ongokuma di Desa Kalelu tersebut, Selasa (15/6).

Kesan yang sama pun diutarakan Imelda Dunant Bui, Lusia Keren Keban, dan Yanti Meman. Ketiga nakes pada Pustu Kalelu tersebut sungguh terbantukan dengan  kehadiran kader posyandu pimpinan Laus Ena itu.Tinggal menghilangkan sedikit kebiasaan buruk mereka yaitu kebiasaan menunda.

“Di urusan penataan admnistrasi seperti mengisi format data,seringkali mereka menundanya.Walau cepat pula mereka  membereskannya .Hanya itu kekurangan mereka yang kami saksikan dan kami alami dalam gandengan kerjasama kami bersama mereka.”beber Imelda Dunant Bui yang diamini Umi Keban dan Yanti Meman. *(Emnir).

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment