Bermufakat Edarkan Narkoba, Tiga Terdakwa Divonis 4 Tahun 5 Bulan

Bima Sakti, Ihsan Iswandra dan Aditya Rinaldi saat menjalani sidang secara online di PN Dempasar.

DENPASAR-Balinewsnetwork.com–Tiga orang pria bernama Bima Sakti (25), Ihsan Iswandra (29) dan Aditya Rinaldi (25) yang menjadi terdakwa dalam kasus narkotika divonis  4 tahun dan 5 bulan penjara dalam sidang yang berlangsung virtual di Pengadilan Negeri Denpasar.

Majelis hakim menyatakan ketiga terdakwa secara sah melakukan tindak pidana telah melakukan percobaan atau permufakatan jahat untuk melakukan tindak pidana, yang tanpa hak atau melawan hukum, menanam, memelihara, memiliki, menyimpan, menguasai, atau menyediakan Narkotika golongan I dalam bentuk tanaman.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana dalam Pasal 111 Ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika Jo Pasal 132 Ayat (1) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dalam surat dakwaan kedua Penuntut Umum.

“Menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa berupa pidana penjara masing-masing selama 4 tahun dan 5 bulan dikurangi selama terdakwa berada dalam tahanan sementara, serta pidana denda masing-masing sebesar Rp 800 juta subsider pidana penjara selama 4 bulan,” kata hakim, Kamis (10/6/) kemarin di Pengadilan Negeri Denpasar.

Vonis majelis hakim lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) NP Widyaningsih yang sebelumnya menuntut terdakwa 7 tahun penjara dalam sidang sebelumnya.

Dalam sidang diuraikan, kasus yang menjerat ketiga terdakwa bermula ketika Bima Sakti disuruh mengambil paket oleh saudara Togu, Minggu (14/2/2021) sekitar pukul 18.00 Wita.

Karena Bima Sakti tidak bisa, Togu lalu menghubungi dan menyuruh Ihsan Iswandra untuk mengambil dan mengantar paket tersebut kepada Aexander (DPO).

Setelah itu Ihsan Iswandra dan Aditya Rinaldi mengambil paket tersebut di Kima Jalan Camplung Tanduk, Seminyak, Kecamatan Kuta, Kabupaten Badung.

Paket lalu dibawa ke kos para terdakwa di Jalan Bisma No. 480, Banjar Legian Kaja, Legian, Kuta, Badung. Sekitar pukul 18.45 Wita, Bima Sakti datang dan melihat paket diletakkan di atas meja oleh kedua temannya.

Beberapa saat kemudian, Alexander masuk ke dalam kos dan membuka paket tersebut. Di sana Alexander menyerahkan 7 plastik klip berisi daun, biji, batang kering narkotika jenis ganja kepada para terdakwa sambil berkata “this for yours”.

Usai menyerahkan 7 plastik ganja, Alexander pergi sedangkan oleh terdakwa 7 plastik klip berisi ganja disimpan di dapur kos.

Aksi para terdakwa rupanya tercium petugas dari Satresnarkoba Polresta Denpasar. Ketiga terdakwa akhirnya ditangkap, Senin (15/2/2021) sekitar pukul 13.00 Wita.

“Dalam penggeledahan di kamar terdakwa, polisi menemukan 6 buah plastik klip berisi daun, biji, batang ganja yang setelah ditimbang beratnya 46,15 gram,” tutur jaksa.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment