Serapan Belanja Bansos Di Flotim Semakin Rendah

Rofinus Baga Kabelen, S.H, Ketua Pansus DPRD Kabupaten Flores Timur atas LKPJ Bupati Flores Timur Tahun 2020. Foto : BNN / Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork.com- Penyerapan anggaran Belanja Bantuan Sosial di Tahun 2020 lebih rendah jika dibandingkan dengan penyerapannya di Tahun 2019 yang mencapai hitungan 38,81 %. Dari total Rp 500.000.000 yang teralokasikan , serapannya hanya mencapai Rp 123.500.000 atau 24,70 %.

Temuan tersebut terlantangkan Tim Pansus DPRD Kabupaten Flores Timur melalui Ketua Pansus,Rofinus Baga Kabelen,S.H ketika membacakan Hasil Pembahasan mereka terhadap LKPJ Bupati Flores Timur Tahun 2020 di sidang paripurna DPRD Flotim IV, Rabu (2/6).

Tentang penyebab rendahnya tingkat serapan salah satu komponen Belanja Daerah pada pos Belanja Tidak Langsung  tersebut,Rofin Kabelen dengan intonasi suara ditinggikan berujar : ”dari tahun ke tahun dijelaskan rendahnya realisasi dana belanja bansos ini bukan dikarenakan pemerintah tidak mencairkan dananya, namun karena masyarakat yang mengajukan permohonan bantuan, tidak melengkapi persyaratan sesuai ketentuan aturan.”

Olehnya Rofin Kabelen bersama Konradus Kusno Wada, Adam Beda Sabon, Herman Vicky Betan, Phipus Sanga Golen, Lambertus Nuho Baon, Muhammad Mahlin, Martinus Ola Anen, Muhidin Demon Sabon, Raimundus Boli Pehan, Ahmad Muktar, Emanuel Tukan, Ignas Boli, dan Muhamad Ikram Ratuloly lalu merekomendasikan kepada pihak Pemkab Flotim untuk melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat Flotim terkait peraturan tersebut.

“Perlu disosialisakan secara baik ketentuan –ketentuan tentang bansos itu, sehingga pihak yang membutuhkan dapat mengetahuinya.Karena anggaran belanja bansos dialokasikan  demi peningkatan kesejahteraan masyarakat.”tandas Tim Pansus LKPJ tersebut.*(Emnir).

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment