Google Chrome Versi 91 Siap Meluncur, Paksa Pengguna Pakai Grid Layout untuk tab

Jika bulan lalu Google telah mengeluarkan Google Chrome versi 90 versi stabil, dengan pembaharuan pada loading HTTPS secara default, dukungan AV1 encoder, kemampuan menyorot text pada halaman teks saat pencarian, serta beberapa pembaharuan lain. Sekarang Google merilis Chrome versi 91 yang telah melewati versi beta 2 minggu yang lalu, dan kini telah memasuki versi stabil. Seperti biasa versi terbaru ini memperkenalkan beberapa perubahan bagi pengguna dan juga para pengembang.

Dengan predikat sebagai browser yang menghabiskan penggunaan resource memory saat digunakan, Google bekerja keras dalam meningkatkan optimisasi dari keseluruhan kinerja Chrome, dimana pada Chrome 89 diperkenalkan “freeze-dried tabs” dimana mengurasi waktu yang diperlukan saat membuka Chrome pada Android hingga 13% dari versi sebelumnya.

Pada pembaharuan pada versi sebelumnya menjanjikan pengurangan hingga 35% pada penggunaan CPU dengan hanya memprioritaskan pada tabs yang sedang aktif dan mematikan sementara tabs yang sedang tidak digunakan. Pada Chorome 91 dikembangkan berdasarkan peningkatan tersebut, dimana Chrome akan mulai membekukan Tabs yang dibentuk secara berkelompok untuk mengurangi penggunaan memory dan CPU.

Sebelumnya pada bulan Januari, Google mulai meluncurkan penyusunan pola grid dan pengelompokan tab baru pada Chrome di Android. Bagi pengguna yang tidak menyukainya, tampilan ini dapat dinonaktifkan dan beralih ke desain lama. Namun dimulai dengan Chrome 91, sekarang tidak mungkin lagi menonaktifkan tampilan tersebut untuk tab.

Chrome 91 juga memperbaiki tampilan kontrol bentuk seperti kotak centang, tombol radio, slider, dll. Penyegaran visual ini, berkolaborasi dengan Microsoft, dimana sudah tersedia di desktop Chrome dan Microsoft Edge. Sekarang mulai diterapkan pada perangkat Android.

Seperti yang bisa dilihat pada tangkapan layar di bawah ini, desain ulang baru terlihat jauh lebih modern dan menyegarkan.

Pada tablet Android yang memiliki layar besar (seperti 10 – inci ke atas), Chrome akan memuat situs versi desktop secara default, bukan versi mobile.

Di sisi desktop, aplikasi web sekarang dapat membaca file dari clipboard, memungkinkan pengguna menggunakan pintasan Ctrl + C dan Ctrl + V untuk melampirkan file di email dan situs web lain. Sebelumnya, pengguna dibatasi untuk memilih file secara manual dari pengelola file dan metode “drag and drop” . Fitur ini pertama kali hadir di Chrome 91 beta tetapi disembunyikan. Namun sekarang sudah tersedia di Chrome 91 tanpa perlu mengaktifkan penandaan apa pun.

Situs yang memiliki beberapa domain tetapi menggunakan sistem login yang sama sekarang dapat mengkatagorikan situs mereka satu sama lain. dengan ini akan mengaktifkan pengelola sandi Chrome untuk mengisi otomatis kredensial di semua situs terkait.

Terakhir, tanda untuk beberapa fitur yang sebelumnya terlihat di Chrome Canary kini hadir di Chrome 91, termasuk kontrol media global, fitur Commander baru, dan tema gelap untuk mode Penyamaran.**

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment