Remaja Desa Kalelu Aktif Kelola  Posyandu Remaja

Maria Sofia Perada Herin, Pengelolah  Program Remaja pada Puskesmas Ritaebang (beriri) dan Imelda Dunant Bui,Nakes (berjilbab ) Pustu Kalelu, Solor Barat- Flores Timur,sedang melakukan bimbingan kepada para remaja ,Sabtu (22/5). Foto : BNN / Emnir.

 Solor/BaliNewsNetwork.com- Walau harus bergelut dengan  rutinitas mereka sebagai pelajar pada Satuan Pendidikan Tingkat SMP dan SMA, namun para remaja di Desa Kalelu, Kecamatan Solor Barat, Kabupaten Flores Timur-NTT, ternyata juga aktif  berperan dalam kegiatan Posyandu Remaja.

Tak  sekedar  sebagai peserta, namun  menurut Imelda Dunant Bui,nakes pada Pustu Desa Kalelu, dan Maria Sofia Perada Herin, Pengelolah  Program Remaja pada Puskesmas Ritaebang, aktivitas Posyandu Remaja itu dikelolah sendiri oleh mereka secara mandiri.

Pelayanan Posyandu Remaja

“Sejak  pembentukannya  di bulan Januari 2021, Posyandu Remaja di  Kalelu ini dijalankan oleh mereka sendiri. Baik kadernya maupun tugas-tugas sebagimana tahapan  dalam Posyandu Remaja itu, dilaksanakan secara mandiri oleh mereka. Kami nakes hanya membimbing dan mendampingi  mereka.” ujar Imel Dunant dan Irfin  Herin saat dikonfirmasi BaliNewsNetwork  di sela-sela kegiatan Bimtek dan Posyandu Remaja yang dilangsungkan di Balai Desa Kalelu, Sabtu  (22/5).

Memasuki bulan ke-5 pelaksanaan Posyandu Remaja di Desa yang  sedang dipimpin Kades Wilem Ena itu,b aik Imel Dunant Bui maupn Irfin Herin mengakui, kasus atau permasalahan kesehatan yang dominan dijumpai  adalah anemia dan Kekurangan Energi Konis (KEK).

“Nah, ditahapan akhir (Meja ke-5 ) , untuk persoalan anemia, mereka diberikan  Tablet Tambah Darah (TTD), diikuti anjuran untuk lebih disiplin menggunakan waktu, istirahat yang cukup, jangan menghabiskan waktu hanya  untuk bermain hp atau hal-hal lain yang membuat mereka tidur sampai jam larut,a palagi sampai lupa makan atau makan yang sekedar asal-asalan yang berdampak pada KEK. Olehnya untuk kasus KEK, bersama konselor sebaya (petugas remaja), kami menganjurkan mereka untuk memperbaiki pola makan. Kami sarankan mereka  untuk tertib makan dengan  makan makanan yang mengandung unsur gisi.” urai Imel yang diamini oleh Irfin  sambil  terus menerus mengungkapkan ketakjuban atas kemandirian para remaja di Desa Kalelu dalam pengelolaan  Posyandu Remaja tersebut. *(Emnir).

Edito r Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment