Mengaku Perwira  TNI AL,Teknisi Bengkel Mobil Orakeri Ende Ditangkap

Yuliardi (kaos putih ), pelaku penipuan berkedok  sebagai anggota Perwira AL  sedang diinterogasi pasca ditangkap,Selasa (11/5).Foto :BNN/Emnir /penlanal.mmr.

Ende/BaliNewsNetwork.com-Mengaku sebagai anggota Perwira TNI AL, dan menggarong uang senilai Rp 28.050.000 dari  empat (4) orang pemuda di Kabupaten Ende dengan modus akan meloloskan mereka menjadi anggota TNI AD, Yuliardi (27), seorang teknisi pada bengkel mobil Orakeri-Ende,NTT berhasil ditangkap anggota Babinsa dan Bhabinkamtibmas  Kurulimbu,Ende, Selasa (11/5).

Komandan Lanal Maumere Kolonel Laut (P) Dwi Yoga P.M.,Tr.Harla,M.M,CTMP  membenarkan kejadian tersebut dan mengutuk perbuatan pria yang berasal dari Desa Candirejo, Kecamatan Ponggok, Kabupaten Blitar, Jawa Timur itu.

“Perbuatan ini sungguh mencoreng citra institusi TNI AL dan TNI AD.Sesungguhnya rekrutmen anggota TNI, baik TNI AD, TNI AL maupun TNI AU itu gratis,tidak dipungut biaya ! Olehnya setelah mendapat laporan dari Danposal Ende tentang perbuatan oknum yang mengaku sebagai anggota Pewira AL itu,saya langsung perintahkan untuk diserahkan kepada pihak Kepolisian setempat untuk diproses lebih lanjut.” tegasnya.

Terkuaknya sandiwara Yuliardi itu berawal dari laporan Fandi, warga Desa Kurulimbu di Senin (10/5) sekitar pukul 21.00 Wita kepada  Serma Kelvin, Babinsa Kurulimbu dan Bripka Irvan Babinkamtibmas Kurulimbu tentang  aksi yang dilancarkan Yuliardi kepada Empisius Pega Daya adiknya, dan ke 3 orang teman adiknya itu.

Serma Kervin lantas meneruskan pengaduan Fandi tersebut kepada Pasi Intel Kodim 1602 Ende Kapten Inf Riky Messah ,dan langsung disahuti dengan perintah lisan agar segera berkoordinasi dengan Bhabinkamtibmas setempat untuk menangkap dan membawa pelaku ke Kodim 1602 Ende guna dimintai keterangan.

Terjadilah,pada Selasa, (11/5) pukul 13.00 Wita bertempat di rumah Tina,Desa Nduaria, Kecamatan Kelimutu-Ende, Yuliardi yang menyebut dirinya anggota Perwira TNI AL itu berhasil ditangkap oleh Serma Kelvin dan Bripka Irvan dengan dibantu beberapa warga setempat.

Yuliardi pun langsung digelandang ke Makodim 1602.Pukul 17.45 wita, Pasintel Kodim 1602 Ende, Kapten Inf Riky Messah membangun koordinasi dengan Danposal Ende, Peltu Mes Fransisco BJ untuk mendapatkan kejelasan keanggotaan Yuliardi tersebut. Dan ternyata setelah menjalani interogasi dan klarifikasi,terungkaplah bahwa pria bernama Yuliardi tersebut adalah Perwira TNI AL gadungan.

Atas perintah Dandim 1602 Ende,Yuliardi yang kemudian diketahui sebagai seorang teknisi pada bengkel mobil Orakeri Ende itu pun langsung diserahkan ke Mapolsek Ndona dalam pengawalan Danposal Ende dan anggota Kodim 1602 Ende.*(Emnir).

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment