Hakim Vonis Pria Pengangguran Pengedar Sabu 11 Tahun dan 6 Bulan Penjara

Ilistrasi.

DENPASAR – Balinewsnetwork.com – Terlibat kasus narkotika pria bernama Hubert Sugiarto (43) pada sidang, Selasa (11/5/2021) divonis hukuman 11 tahun dan 6 bulan penjara dalam sidang yang berlangsung secara virtual di Pengadilan Negeri (PN) Denpasar.

Majelis hakim pimpinan I Gede Putu Saptawan dalam amar putusannya yang dibacakan dimuka sidang menyatakan terdakwa yang tidak punya pekerjaan ini terbukti bersalah melakukan tidak pidana permufakatan jahat sebagai perantara jual beli narkotika.

Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

“Menghukum terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama 11 tahun dan 6 bulan, ” tegas hakim dalam amar putusannya. Selain menghukum penjara, majelis juga mengganjar terdakwa dengan hukuman denda Rp. 1 miliar subsider 3 bulan kurungan.

Vonis ini lebih ringan 6 bulan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Ni Putu Evy Widhiarini yang sebelum juga menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana narkotika.

Atas putusan itu, meski dengan berat hati terdakwa yang didampingi tim kuasa hukum dari PBH Peradi Denpasar menyatakan menerima begitu pula dengan jaksa.

Sebelumnya jaksa menerangkan, kasus yang menjerat terdakwa bermula ketika ia memesan sabu seberat 25 gram kepada seseorang bernama Kokok Joni (DPO) seharga Rp 25 juta pada 6 November 2020.

Setelah itu, pada tanggal 8 November 2020 terdakwa berangkat dari Jakarta menuju Bali dan menginap di Hotel The Yani, Jalan By Pass Ngurah Rai, Denpasar Selatan.

Di sana terdakwa menghubungi Koko Joni untuk memberitahu ia menginap di hotel tersebut. Beberapa jam kemudian, datang orang suruhan Koko Joni bernama I Ketut Gede Adi Prasucipta (berkas terpisah) mengantar sabu.

Ketika Gede Adi tiba, terdakwa pamit keluar kamar untuk membeli makan dan sedotan yang nantinya dipakai menggunakan sabu.

Saat terdakwa keluar, tak berselang lama petugas BNN Provinsi Bali melakukan penggerebekan dan menangkap Gede Adi di dalam kamar yang disewa terdakwa.

Petugas kemudian menunggu terdakwa kembali ke hotel. Terdakwa sendiri yang tidak mengetahui kedatangan petugas akhirnya ditangkap saat baru membuka pintu kamar.

Saat diinterogasi, terdakwa mengakui membeli sabu 25 gram dari Koko Joni seharga Rp 25 juta. Sabu tersebut rencananya akan kembali dijual seharga Rp 30 juta kepada seseorang bernama David. (pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment