Plt.Kepala Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur, Anselmus Yohanes Maryanto. F0to: BNN /Dok.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Pemerintah Kabupaten Flores Timur berencana akan menyalurkan Bantuan Sosial Tunai (BST) Kabupaten  kepada 2.500 Kelompok Penerima Manfaat (KPM) pekan depan. Penyalurannya langung melalui nomor rekening masing-masing KPM oleh pihak BRI.

Dikonfirmasi di ruang kerjanya, Rabu (26/8), Plt.Kepala Dinas Sosial Kabupaten Flores Timur,Anselmus Yohanes Maryanto terkait kejelasan  pemanfaatan salah satu item kegiatan yang telah terpetakan dari dana JPS (Covid-19)  tersebut  mengakui,pihaknya telah menetapkan deadline atau batas waktu pemasukan data plus nomor rekening para KPM pada 28 Agustus 2020.

“Memang selama ini telah berproses dengan prioritas pada Kelurahan. Namun karena ada kenyataan gagal bayar pada KPM Penerima BST Pusat (APBN),  maka terhadap KPM yang mengalami gagal bayar ini,kemudian ditambahkan dalam KPM BST Kabupaten. SK kita sudah siapkan, namun kami masih menanti data dari beberapa kelurahan dan desa yang belum memasukan data KPM plus Nomor Rekening mereka. Nah, data KPM itulah yang akan termuat dalam Lampiran SK Penerima BST Kabupaten itu. Kemarin,  kami telah  menyurati pihak Pemerintah Kelurahan dan Pemerintah Desa se-kabupaten Flores Timur untuk segera memasukan data para penerima (KPM) BST Kabupaten ini,dengan batasan waktu terakhir pada tanggal 28 Agustus 2020 mendatang. Selanjutnya,kami akan mengajukan permohonan pembayaran kepada pihak Badan Keuangan Daerah (BKD) dan diikuti pihak BKD ke BRI untuk melakukan penyaluran ke masing-masing rekening penerima. Dengan batas waktu yang telah kita tetapkan itu, maka target penyalurannya akan terjadi pada minggu depan (awal September 2020).”urai Anselmus Y.Maryanto.

Terkait besarannya,Anselmus Maryanto berujar singkat :”sama seperti besaran BST Pusat (APBN) Rp 600.000/KPM selama tiga bulan.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya,dari total 16 milyar anggaran penanganan Covid-19,khusus untuk JPS,Pemkab Flotim mengalokasikan anggaran sebesar 6 milyar. Dari  besaran dana JPS tersebut,1,5 milyar termanfaatkan untuk membantu mahasiswa asal Flotim yang  memutuskan untuk tidak pulang kampung selama masa darurat Covid-19, dan 4,5 milyar untuk BST Kabupaten.” (Emnir)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment