45 Menit, Wabup Flotim Akhiri Kisruh Di SMA Negeri I Larantuka

Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli, SH. Foto: BNN /Dok.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Kisruh pemutusan masa kontrak yang dialami GR,S.Ag, salah seorang Tenaga Pendidik berstatus Guru Tenaga Kontrak (GTK) pada Lembaga Pendidikan SMA Negeri I Larantuka, Kabupaten Flores Timur,a khirnya berhasil terselesaikan oleh Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli,Sabtu (15/08) di ruang kerjanya dalam hitungan waktu 45 menit!

Kepada BaliNewsNetwork.com, Minggu (16/08), Wabup Agus Boli melalui saluran WhatsAppnya mengisahkan, usai membangun koordinasi dengan Gubernur NTT dan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan NTT dan mendapat mandat untuk melakukan mediasi pasca menerima pengaduan dari pihak korban, dirinya pun langsung mempertemukan GR, dan pihak Managemen Sekolah tersebut di ruang kerjanya.

Mengedepankan spirit Kelamaholotan dengan pola humatarian approach (pendekatan Kemanusiaan), Wabup Agus Boli lalu mengawali  mediasi itu dengan  menggali keterangan dari masing-masing pihak.

“Memang cukup alot karena pihak SMA Negeri I Larantuka tetap tidak mau menerima GR alias Papi untuk kembali mengajar, apalagi  dalam waktu sesingkat ini. Tapi atas dasar mandat Pemprop NTT tersebut serta  pola pendekatan kemanusiaan ala budaya Lamaholot, saya lalu memutuskan GR diterima kembali pada Bulan Sepetember 2020 ini. Dan apa yang saya putuskan itu pun disetujui oleh kedua belah pihak. Sisa waktu di bulan Agustus ini menjadi masa asimilasi bagi GR. Waktu yang diberikan kepada GR untuk berefleksi, merendah dan meminta maaf kepada Pimpinan Lembaga Pendidikan, agar tatkala mulai bertugas nanti, tidak terbebani secara psikologis, dan tidak minder lagi dalam pergaulan di sekolah!,” terang Wabup Agus Boli.

45 menit, demikianlah hitungan waktu Wabup Agus Boli menyudahi perseteruan yang cukup menghebohkan di media sosial (Facebok) dalam pekan ini. Kepada kedua belah pihak itu,Wabup mengiringi perdamaian mereka dengan pesan agar masing-masing  mereka memaknai  peristiwa itu,  dan selanjutnya lebih mawas diri dan disiplin dalam bertindak serta matang dalam mengambil keputusan! (Emnir)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment