Pimpinan Cabang Perum Bulog Larantuka, Pieter E. De Haan. Foto : BNN/EMnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Kabar gembira kini datang lagi dari Kantor Perum Bulog Larantuka. Sebanyak 25 ton gula pasir telah terpasok ke gudang mereka, dan menurut rencana dalam waktu dekat ini, pihak Perum Bulog bersama mitra mereka-Rumah Pangan Kita (RPK) akan melaksanakan operasi pasar dengan harga jual Rp 12.500/kg. Harga tersebut diharapkan mampu menstabilkan harga pasar khusus untuk gula yang dalam beberapa bulan ini menembus angka Rp 18.000/kg hingga Rp 22.000/kg.

Dikonfirmasi di ruang kerjanya,Rabu (27/5), Pimpinan Cabang Perum Bulog Larantuka, Pieter E.De Haan membenarkan kenyataan telah tiba digudang mereka, 25 ton gula pasir tersebut. Stok tersebut, menurutnya untuk memenuhi kebutuhan warga Flotim hingga bulan Juni mendatang.

“Kemarin kami telah menerima 25 ton gula pasir dari Surabaya. Menurut rencana,s atu atau dua hari kedepan, kami akan menggelar operasi pasar khusus untuk gula pasir bersama  mitra kami, Rumah Pangan Kita (RPK) di beberapa titik baik dalam kota Larantuka dan Flotim daratan, maupun di pulau Adonara dan Solor. Jadi melalui mitra kerja kami, RPK tersebut, gula pasir akan didistribusikan ke warga dengan harga satuan Rp 12.500/kg itu! Dilarang bagi RPK untuk menaikan harga, dan kami akan terus melakukan pemantauan,” tandas Pieter E.De Haan.

Selain menggandeng mitra kerja mereka,RPK, Perum Bulog Larantuka pun menyertakan Tim Pemda Flores Timur, Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Flores Timur serta Satgas Pangan Polres Flores Timur.

“Dengan operasi pasar ini, kiranya dapat menurunkan harga atau menstabilkan harga gula pasir yang untuk beberapa bulan ini terus mengalami kenaikan akibat kelangkaan gula pasir. Kepada RPK, kita beri dengan harga Rp 2.000/kg  dan selanjutnya mereka menjualnya ke masyarakat dengan harga Rp 2.500/kg,” tegas Pieter De Haan sembari  menegaskan pihaknya terus membangun koordinasi dengan Perum Bulog Pusat  untuk mendampatkan penambahan kuota bagi Flores Timur. (Emnir)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment