Foto: BNN/Ist.

Penulis: I Made Pasek Pradnyana Wijaya

Pusat Teknologi dan Budaya, ITB STIKOM Bali

Denpasar/BaliNewsNetwork-Merebaknya virus corona membuat kebiasaan masyarakat menjadi berbeda. Masyarakat diharuskan untuk menggunakan masker bila melakukan kegiatan diluar rumah, pemeriksaan suhu badan di berbagai tempat, membiasakan untuk mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, atau menggunakan hand sanitizer sebagai alternatif cara untuk membunuh sebagian besar kuman dengan cepat.

Tidak berbeda jauh dengan yang dilakukan oleh para siswa SD yang berada di Taiwan. Para siswa ini berjuang melawan virus corona dengan LEGO. Mereka membangun perangkat yang dapat menyemprotkan pembersih tangan dengan bantuan LEGO bricks. “Cuci tangan itu super!,” kata robot dalam bahasa Mandarin.

“Alasan mengapa kami membuat robot disinfektan alkohol ini adalah karena merebaknya epidemi neo-coronavirus baru-baru ini. Jadi para guru memikirkan ide untuk membuat robot untuk membantu pencegahan epidemi dan menghasilkan robot desinfektan alkohol,” ungkap Chen Po-Yu, siswa Kelas 6 di Reuters.

Siswa sekolah dasar dari Distrik Linyuan Taiwan membuat robot dari LEGO bricks yang membantu menyemprotkan disinfektan ke tangan mereka. Para siswa lain, yang berusia mulai 6-12, mengambil setiap kesempatan yang bisa mereka dapatkan untuk berbaris dan menggunakan hand sanitizer. Hand sanitizer tersebut menggunakan sensor ultrasonik untuk merasakan tangan anak-anak dan mengeluarkan alkohol disinfektan dari botol semprot yang terpasang. Baseplate tempat robot duduk diatur dengan adegan-adegan di meja operasi, toilet, dan taman bunga, yang semuanya merupakan aktivitas yang mengharuskan seseorang untuk mencuci tangan. Robot hand sanitizer dibangun oleh siswa di bawah pengawasan pelatih robotika LEGO sekolah.

Sumber gambar: tangkapan layar Youtube. Foto: BNN/Ist.

“Pada dasarnya, anak-anak sudah sangat suka bermain dengan LEGO, jadi ketika mereka melihat ini (robot), mereka dengan cepat sangat tertarik. Hal yang paling sulit untuk diajarkan adalah struktur mekanik, roda gigi yang dipercepat dan diperlambat, serta konsep dasar lainnya,” jelas Tsai Te-wei, Pelatih Robotika LEGO untuk Reuteurs. Sekolah tersebut berlokasi di kawasan industri di Taiwan tempat sejumlah ledakan kimia terjadi.

Pada tahun 2011, setelah krisis Fukushima di Jepang, sekolah mulai memperkenalkan program robotika untuk lebih mempersiapkan siswa untuk mengatasi masalah industri di masa depan. Sejak program dimulai, sekolah tersebut dikabarkan telah memenangkan beberapa penghargaan yang mewakili Taiwan dalam kompetisi robotik internasional.

Sumber video:

NowThis News – Students Build LEGO Robot That Dispenses Hand Sanitizer

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment