Penyampaian Hasil Pemeriksaan ke-8 Sampel SWAB pelaku perjalanan Klaster Lambelu-Maumere-Penghuni Rumah Karantina Emaus-Weri, Larantuka, Flores Timur, oleh Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Flores Timur, Selasa (12/5). Foto: BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork-Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Flores Timur telah menerima hasil pemeriksaan  Laboratorium Eijkman Jakarta terhadap delapan (8) sampel SWAB dari total sembilan (9) sampel asal Kabupaten Flores Timur, Selasa (12/5). Berbeda dengan hasil pemeriksaan yang  terumumkan pada Rabu ,6 Mei 2020  (RB Terkonfirmasi Positip Covid-19), hasil pemeriksaan terhadap ke-8 sampel SWAB tersebut menunjukan hasil Negatif.

Ketua Pelaksana Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Flores Timur, Paulus Igo Geroda kepada wartawan di ruang kerjanya, Selasa (12/5) pukul 18.00 wita bahkan mengaku telah menemui dan mengabarkan hasil  pemeriksaan tersebut baik kepada  pemilik sampel tersebut maupun kepada ke-8  warga penghuni karantina Emaus-Weri  lainnya yang belum menjalankan proses SWAB.

“Siang tadi, setelah kami menerima hasil pemeriksaan untuk ke-8 dari total 9 sampel yang sebelumnya telah dikirim ke Jakarta, melalui Kepala Dinas Kesehatan, saya  bersama dokter Faizal langsung menuju rumah karantina di Emaus-Weri, bertemu dengan  mereka dan menyampaikan hasil pemeriksaan itu. Kedelapan pemilik sampel itu (termasuk Rsln,suami RB ) dan ke-8 penghuni yang belum ter-SWAB-kan itupun menyambut penyampaian  hasil itu dengan penuh syukur!,” kisah Paulus Igo Geroda yang juga adalah Sekertaris Daerah Kabupaten Flores Timur itu.

Ke-8  mereka itu pun akan  kembali  menjalankan SWAB kedua pada besok, Rabu (13/5) bersama ke-8  penghui rumah Karantina Emaus-Weri yang belum menjalankan pengambilan SWAB. Selanjutnya, sampel ke-16 SWAB  itu akan di berangkatkan ke Kupang untuk diperiksa pada Laboratorium Kesehatan Daerah NTT.

Sementara itu, terkait  perkembangan informasi atas hasil pemeriksaan terhadap dua sampel SWAB yang dikirim ke Kupang pada  Jumat (8/5), Sekda Pulus Igo Geroda yang didampingi Jubir Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Flores Timur, dokter Agustinus Ogie Silimalar, Kabag Humas, Herry Lamawuran, dan Kabag Hukum, Jordan Daton dengan singkat berujar, pihaknya belum mendapatkan hasil pemeriksaan itu ! Kedua  sampel tersebut adalah sampel P1 dan sampel PDP  yang asal Kecamatan Wulanggitang yang meninggal  belum lama ini. (Emnir)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment