Terdakwa Ni Kadek Rediani (tengah) bersama dua kuasa hukumnya saat mengajukan pembelaan dalam sidang yang digelar secara online. Foto: BNN/pro

Denpasar | balinewsnetwork.com – Ni Kadek Rediani (28) yang beralamat tetap di Perum Padang Galeria II Nomor 107 Kelurahan Padangsambian dituntut Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Bagus Putra Gede Agung dengan pidana penjara 3 tahun.

Di depan majelis hakim pimpinan I Ketut Kimiarsa, jaksa menyatakan terdakwa terbukti bersalah tanpa hak menyalahgunakan narkotika bagi dirinya sendiri. Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam pasal 127 ayat (1) huruf a UU narkotika.

Atas tuntutan itu terdakwa melalui tim kuasa hukumnya mengajukan pembelaan secara tertulis. Dalam pembelaan tersebut, terdakwa menyatakan tidak sependapat dengan lamanya hukuman yang dimohonkan jaksa.

Oleh karena itu terdakwa pun memohon kepada majelis hakim agar terdakwa bisa direhabilitasi medis.

“Kami mohon terdakwa untuk direhabilitasi,” tegas tim kuasa hukum terdakwa dalam sidang yang berlangsung secara video conference, Kamis (9/4/2020).

Atas permohonan atau pembelaan terdakwa tersebut, Jaksa Penuntut Umum menyatakan tetap ada tuntutannya.

“Kami tetap pada tuntutan,” tegas jaksa dari Kejari Denpasar itu.

Atas hal itu majelis hakim menunda sidang hingga pekan depan dengan agenda putusan.

“Sidang kita tunda sepekan untuk menjatuhkan vonis atau putusan,” kata hakim Kimiarsa sambil mengetuk palu.

Seperti diberitakan sebelumnya, terdakwa Ni Kadek Rediani ditangkap pada tanggal 5 Oktober 2019 sekira pukul 18.00 Wita di kamar nomor 10 Apartemen Swan, Jalan Teuku Umar Barat nomor 888.

Penangkapan terdakwa berawal dari adanya informasi masyarakat yang yang menyebut bahwa terdakwa memiliki narkotika.

“Atas laporan itu petugas langsung melakukan penyelidikan terhadap terdakwa,” sebut jaksa.

Pada saat melakukan penyelidikan, petugas mendapat informasi bahwa terdakwa berada di salah satu kamar di Apartemen Swan. Petugas langsung bergerak menuju apartemen tersebut dan menangkap terdakwa.

“Pada saat dilakukan penggeledahan, petugas menemukan sebuah plastik klip bersihkan kristal bening diduga sabu seberat 0,11 gram ditutup kain penutup kulkas. selain itu petugas juga menemukan sebuah bong (alat hisap sabu-red),” sebut jaksa.

Kepada petugas terdakwa mengaku barang bukti sabu adalah miliknya yang didapat dengan cara membeli dari orang yang bernama Putra seharga Rp 400.000 dan untuk dipakai sendiri. (pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment