Bupati Flores Timur, Antonius Hubertus Gege Hadjon. Foto: BNN/Emnir.

Larantuka/BaliNewsnetwork-Mencermati situasi dan kondisi yang terjadi pada  kedatangan Kapal Lambelu di Maumere-Sikka, Selasa (7/4), Pemerintah Kabupaten Flores Timur langsung meluncurkan tiga (3) unit bus ke pelabuhan Lorens Say,Maumere, khusus menjemput ke-22 penumpang asal Flores Timur..Tak cuma itu, atas restu Uskup Larantuka,Mgr.Frans Kopong Kung, Pemkab Flotim melalui Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pun secara sigap mensterilkan asrama SMK Ancop-Likutuden yang  akan digunakan sebagai tempat hunian sementara (Karantina) mereka.

“Setelah berkoordinasi dengan Pemkab Sikka serta mengikuti perkembangan yang terjadi disana sehubungan dengan reaksi penolakan terhadap kedatangan Kapal Lambelu tersebut, maka kami telah mengutus beberapa anggota Satuan Gugus Tugas Percepatan penanganan Covid Flotim ke Maumere tadi pagi untuk bersama Satuan Gugus Tugas Kabupaten Sikka, melakukan pengamanan terhadap ke-22 penumpang asal Flotim. Memang kondisi yang terjadi disana, mengharuskan kita untuk  harus mengamankan sesama saudara kita itu. Kita tidak bisa menolak kedatangan mereka. Selain karena daya tampung arena karantina yang telah disiapkan Pemkab Sikka itu tidak cukup menampung semua penumpang Lambelu, dan adanya reaksi penolakan serta hasil  Test Rapid yang kemudian diikuti dengan reaksi para penumpang terhadap larangan sandar,(bahkan ada penumpang yang terjun ke laut) maka mau tidak mau kita harus mengamankan sesama saudara kita tersebut dengan aman.” tandas Bupati Flores Timur,Antonius Gege Hadjon.

Selain mengirimkan kendaraan khusus tersebut, atas restu Uskup Larantuka,Mgr Frans Kopong Kung, Pemkab Flotim dan Satuan Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 pun gesit mensterilkan asrama SMK Ancop Likutuden-Kecamatan Demong Pagong yang akan digunakan sebagai  hunian karantina. Semuanya telah siap,t inggal menanti kedatangan mereka !

Bila ditilik dari aspek jumlah penumpang dengan sebaran daerah keberangkatan , maka untuk kedatangn Lambelu kali ini, jumlah penumpang asal Flotim semakin berkurang.

“Pemkab Flotim mengucapkan terima kasih kepada warga Flotim yang sedang berada di luar Flotim atas kesadaran dan pilihan tepat untuk membatalkan sementara niat atau kerinduan bale ke nagi Flotim pada situasi waspada Covid-19 ini. Bila dilihat dari  daerah asal keberangkatan, jumlah yang pulang kali ini semakin menurun. Ya, Pemkab Flotim patut mengucapkan terima kasih   atas kesadaran dan pilihan tepat itu !” ungkap Bupati Anton Hadjon. (Emnir)

 

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment