Satu Staf Desa Waiula Mengundurkan Diri, Penyelidikan Dihentikan?

Ilustrasi: Brankas.

Wulanggitang/BaliNewsNetwork-Penyelidikan terhadap kasus hilangnya Rp66.130.000 uang desa dari brankas milik desa Waiula, Kecamatan Wulanggitang, Kabupaten Flores Timur-NTT oleh pihak Penyidik Polsek Wulanggitang  sepertinya  akan dihentikan seiring dengan kesanggupan pengembalian uang senilai yang hilang itu. Himpunan informasi yang terkumpul dalam perjalanan investigasi balinewsnetwork.com, Jumad 11 Oktober 2019 di Desa Waiula menyebutkan kesanggupan mengembalikan nominal uang yang konon dikabarkan raib dari brankas tersebut pun diikuti dengan layangan surat pengunduran diri dari seorang aparat desa.

“Menurut informasi yang kami dengar, penyelidikan kasus tersebut akan dihentikan karena telah ada pernyataan kesanggupan untuk mengembalikan uang yang hilang itu. Bahkan sebelumnya telah ada pengembalian 20 juta Rupiah, dan akan digenapi sisanya. Dan kemungkinan dalam waktu dekat ini akan ada penjelasan tentang hal itu di sini (Waiula) oleh pihak Polsek Wulanggitang. Kami tak mengerti proses hukum, jadi kami tunggu saja seperti apa penjelasan itu,” ungkap beberapa warga seraya minta  identitasnya tidak dipublikasikan.

Walau harus menanti seperti apa hasil penyelidikan yang bakal dijelaskan pihak Polsek Wulanggitang itu, toh beberapa warga yang ditemui BaliNewsNetwork.com itu masih mempertanyakan apa motif dibalik perisitwa raibnya sebagian uang dari brankas tersebut. Bagi mereka kasus kehilangan sebagaimana  yang dlaporkan ke pihak Polsek Wulanggitang itu telah memporak porandakan keharmonisan yang terjalin mesra selama ini serta menimbulkan ketakutan dan kegaduhan di desa.

“Jujur Pak, ketika kabar tentang uang yang hilang tersebar, muncul kecurigaan-kecurigaan yang tersasar pada oknum-oknum aparat desa. Karena tak ada pengakuan, lalu dilaksakanlah seremonial adat bernama Hera Tada. Warga harap-harap cemas menanti pembuktian pelaksanaan seremonial adat itu. Warga pun menjadi takut, jangan sampai ada bukti atau ada kejadian yang terjadi pada anggota keluarganya ( pelaku atau yang mengambil uang ).Bahkan ada aksi demo segala. Kami sungguh terganggu dengan peristiwa itu .Lalu  kini kami mendapat kabar kalau ada oknum aparat yang menyatakan kesanggupannya untuk mengembalikan di proses penyelidikan ini. Ada apa  sebenarnya dari semuanya ini?,” tanya mereka sembari mengungkapkan ketidak mengertian mereka akan motif dibalik misteri kehilangan isi brankas itu.

Ketidak mengertian warga Waiula semakin bertambah tatkala mendengar kabar akan pengunduran diri dari seorang perangkat desa.Walau telah diteguhkan oleh pihak Pemerintah Kecamatan Wulanggitang pada Rabu, 9 Oktober 2019 untuk tetap bekerja sebagaimana mestinya, namun oknum perangkat desa itu lalu menyudahi pengabdiannya dengan melayangkan surat pengunduran diri. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment