Kajari Basung, Sunarko saat mengecek barang bukti yang akan dimusnahkan.Foto:BNN/pro

Denpasar/BaliNewsNetwork-Kejaksaan Negeri (Kejari) Badung dibawah pimpinan Sunarko, Rabu (9/10/2019) melaksanakan kegiatan pemusnahan barang bukti tindak pidana umum berupa narkotika.

Menurut Sunarko, barang bukti yang dimusnahkan terdiri dari 64 perkara tindak pidana narkotika yang sudah memiliki kekuatan hukum tetap dari bulan Maret 2019 hingga September 2019.

Barang bukti narkoba yang dimusnahkan meliputi sabu-sabu seberat 323,1 gram, ganja 976 gram, ekstasi berupa pil 45 butir dan serbuk 795,58 gram, hasis 2.105 gram, mushroom 77,92 gram.

“Selain narkoba ada jaga barang bukti lain yang digunakan untuk melakukan tidak pidana berupa Handphone, bong (alat hisap sabu) dan masih banyak lagi,” katanya saat ditemui usai pelaksanaan pemusnahan barang bukti di halaman kantor Kejari Badung.

Sementara itu, menyinggung soal jumlah kasus narkoba yang ditangani oleh Kejari Badung selama menjabat sebagai Kajari, Sonarko tidak bisa mengatakan secara pasti.

“Yang jelas untuk sebulan perkara narkoba yang ditangani Kejari Badung itu rata-rata antara 40 sampai dengan 60 perkara,” ungkapnya.

Dikatakan pula, dengan volume perkara dan kualitas perkara pidana umum yang masuk ke Kejari Denpasar saat ini, Sunarko mengatakan dengan tenaga jaksa yang berjumlah 25 orang sudah cukup memenuhi standar dalam bekerja. (pro)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment