Foto bersama Bupati Flotim  Anton Hadjon (tengah) dan Ketua Pengda HAKLI NTT serta panitia.

Larantuka/BaliNewsNetwork.Com-Bupati Flores Timur (Flotim) Antonius H. Gege Hadjon, ST mengatakan, kesehatan lingkungan sangat penting, karena mempunyai hubungan erat dengan kesejahteraan rakyat. Untuk hidup sehat, tentu didukung lingkungan yang sehat dan pola hidup yang baik. Hal ini disampaikan oleh Bupati Flotim Anton Hadjon ketika membuka kegiatan sumpah profesi ahli kesehatan lingkungan dan seminar sehari bagi peserta Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia (HAKLI) Cabang Flores Timur, Lembata dan Sikka bertempat di aula Gelekat Nara, Larantuka, Sabtu, 05/10/2019.

Hadir pada kesempatan itu Ketua Pengurus Daerah HAKLI NTT, Michael Jhon S. Takesan, SKM., M.Si, Kabid Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur Kamaria SKM, yang mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Flores Timur, Ketua HAKLI Kabupaten Flores Timur, Lembata dan Kabupaten Sikka, pimpinan OPD lingkup Pemkab Flores Timur serta menghadirkan nara sumber dosen Fakultas Kesehatan Masyarakat Undana Kupang, Dr. Marilin, ST., M.Kes,

Menurut Bupati Anton Hadjon, kehadiran tenaga sanitarian di bidang profesi kesehatan adalah jawaban dan langkah strategis dalam meningkatkan derajat masyarakat menuju masyarakat sehat dan sejahtera. Terkait sumpah profesi tenaga sanitarian, tidak saja dimaknai sebagai sebuah pemenuhan terhadap tuntutan aturan perundang-udangan untuk mendapatkan Surat Tanda Registrasi (STR) tetapi lebih dari itu sebagai sebuah panggilan profesi sanitarian yang totalis dan profesioanal untuk memberikan diri dalam pengabdian kepada masyarakat dan demi komitmen kita untuk terus memperkuat terbentuknya masyarakat yang sehat, masyarakat yang sejahtera dalam pola perilaku kehidupan yang bersih disetiap rumah tangga dan lingkungan, pesan Bupati Anton.

Menurut Bupati Anton, sumpah ini selain disaksikan dan dilihat oleh semua yang hadir tetapi juga dilihat oleh Tuhan Yang Maha Kuasa, karena Tuhan mengetahui isi hatimu. Sumpah ini juga harus benar-benar memperkuat komitmen kita supaya benar-benar membuat lingkungan dan rumah tangga kita sehat.

Bupati Anton atas nama PemerintahKkabupaten Flores Timur menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada HAKLI dan para sanitarian di Kabupaten Flores Timur yang selama ini sudah berjalan bersama dengan pemerintah dan masyarakat untuk mewujudkan masyarakat Flores Timur yang sehat dan sejahera. Hal ini ditunjukan dengan kerja keras dari para sanitarian dalam pencapaian desa – desa yang mendeklarasikan desanya menjadi Desa Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM). Bupati juga mengharapkan kerjama terkait untuk mengempur stunting menuju Flores Timur bebas stunting.

Bupati Flotim Anton Hadjon

Ketua Pengurus Daerah HAKLI Provinsi NTT Michael Johan S.Takesan, dalam sambutan mengatakan kegiatan sumpah profesi ini adalah suatu kewajiban dari organisasi profesi khususnya sanitarian yang tergabung dalam Himpunan Ahli Kesehatan Lingkungan Indonesia yang dilaksanakan sesuai dengan UU nomor 36 tahun 2014 tentang Tenaga Kesehatan dan Permenkes Nomor 32 tahun 2013 tentang Standar Profesi Sanitarian.

“Terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Flores Timur, Lembata dan Sikka terutama kepada Bapak Bupati Flores Timur yang hadir bersama kami dan membuka kegiatan kegiatan ini. Terima kasih kepada Ketua Pengurus Cabang HAKLI Flores Timur yang dipercayakan sebagai tuan rumah,” ujar Michael Johan.

Diakuainya bahwa kegiatan ini baru pertama kali diselenggrakan dengan melibatkan tiga Kabupaten dan ini baru pertama di NTT.  Menurutnya,  kegiatan sumpah prosfesi sudah dilaksanakan empat tahap. Pertama di Kupang di Hotel Neo, Poltekes Kemenkes Kupang, di Kabupaten Alor dan di Kabupaten Flores Timur. Terkait dengan seminar ini dimaksudkan untuk merespon para sanitarian mendapatkan pengetahuan di bidang kesehatan lingkungan. Sehingga dengan pengetahuan dapat meningkatkan derajat kesehatan masyarakat khususnya STBM dan Stunting.

Ketua Panitia Ferdinandus Mada, SKM dalam laporannya mengatakan kegiatan yang dilaksanakan adalah sumpah profesi tenaga sanitarian dan seminar sehari ini bertujuan meningkatkan profesionalisme tenaga sanitarian tentang berbagai regulasi dan kebijakan yang berhubungan dengan profesi sanitarian dalam pelaksanan STBM untuk menurunkan stunting.

Kegiatan dilaksanakan tanggal 05 Oktober 2019 bertempat di Aula Gelekat Nara yang diikuti oleh 158 tenaga sanitarian yang tergabung dalam organisasi Profesi Himpunan Tenaga Ahli Kesehatan Lingkungan, baik dari Kabupaten Flores Timur, Lembata dan Sikka.

Acara  pengambilan sumpah profesi kepada 158 tenaga sanitarian dilakukan oleh Ketua Pengurus Daerah HAKLI Provinsi NTT dengan SK Pengurus Daerah HAKLI nomor 085/PENGDA.HAKLI NTT/19/12/X/2019 tanggal 01 Oktober 2019.9. (adv)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment