I Wayan Wakil hadir dalam sidang dengan menggunakan kursi roda.Foto:BNN/pro

Denpasar/BaliNewsNetwork-Ada pemandangan miris dalam sidang kasus dugaan penipuan, penggelapan, pemalsuan dan tindak pidana pencucian uang dengan terdakwa, I Ketut Sudikerta I Wayan Wakil dan Anak Agung Ngurah Agung, Kamis (3/10/2019).

Salah satu terdakwa, I Wayan Wakil, yang pada sidang sebelumnya diberikan izin oleh majelis hakim untuk berrobat selama sehari di RS Sanglah, dalam sidang kali ini, lebih parah lagi, Wakil datang menggunakan kursi roda.

Wakili diduga mengidap penyakit diabetes dan mengalami pembengkakan pada kaki kanannya. Atas hal itu, tim kuasa hukumnya pun saat sidang memohon agar majelis hakim bisa mengalihkan penahananya dari tahanan Rutan menjadi tahan rumah.

Hanya saja, meski tim kuasa hukum terdakwa yang dikomandani Agus Sunoko telah menyerahkan rekam medis terdakwa, namun majelis hakim belum memberi keputusan apakah mengabulkan atau tidak.

“Kami pelajari dan akan kami pertimbangkan, untuk saat ini terdakwa kembali dulu ke Rutan,” tegas Hakim Esthar Otkavi.

Sementara Jaksa Eddy Artha Wijaya membenarkan bahwa terdakwa memang mengidap diabetes. “Saya sudah lihat hasil rekam medis terdakwa,” terang jaksa Kejati Bali itu.

Namun demikian, kata Eddy, untuk mengalihkan penahanan terdakwa, tentu saja majelis hakim terlebih dahulu meminta keterangan ahli untuk memastikan kondisi terdakwa.(pro)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment