Sekda Flotim Paulus Igo Geroda,S.Sos., M.AP.   Foto: BNN/IST

Larantuka/BaliNewsNetwork.Com-Sekretaris Daerah Kabupaten Flores Timur (Flotim) Paulus Igo Geroda, S.Sos., M.AP mengatakan, bendahara dalam tugasnya sebagai pemegang “jantungnya” Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Karena itu mereka menjadi penting di semua OPD. Tetapi bendahara juga kemudian menjadi obyek dari semua institusi yang menegakan aturan terutama aturan keuangan, maka tidak heran bendahara juga menjadi salah satu tempat yang beresiko. Sekda Paulus Igo mengatakan hal itu saat membuka kegiatan Penyuluhan Perpajakan Bendahara Pemerintah yang diselenggarakan oleh Kantor KP2KP Larantuka, di Aula Setda Flores Timur, Rabu, 21 Agustus 2019.

“Tugas anda menerima, menyimpan dan mengeluarkan uang atas perintah. Siapa yang perintah, pengguna anggaran (PA). Hanya dua orang itu yang urus uang, maka tanggungjawabnya makin pendek tapi bebannya makin berat,” tegas Sekda Paulus Igo.

Disamping menerima, menyimpan dan mengeluarkan uang, lanjut Sekda Paulus Igo, ada lagi ruang-ruang yang harus diurus. Seperti mengadministrasikan, membukukan dan mendokumenkan secara baik semua penerimaan dan pengeluaran termasuk sebelum membayar, terlebih dahulu menghitungnya secara baik. Ketika menghitung itulah, kata Sekda Paulus Igo, hak-hak yang harus dikeluarkan, termasuk pajak yang menjadi hak negara harus dibayar.

“Ini hakmu terima, ini hak negara diserahkan, ini hak penyedia berikan, ini hak PA masuk, lain-lain merupakan hak orang bayar, maka ketika seluruh proses itu berjalan dengan baik, sudah tentu menjadi tugas yang berat yang dihadapi oleh para bendahara,” ujar Sekda Paulus Igo.

Karena itu Paulus Igo Geroda mengingatkan jika saat menghitung uang jangan sampai terjadi kekeliruan. Itu tugas bendahara yang perlu dilakukan dengan ketelitian dan kehati-hatian karena pekerjaan seorang bendahara memang penuh resiko dan tanggung jawab.

Kepada para bendahara, Sekda Paulus Igo Geroda berharap tugas yang diemban harus dapat dipertanggunjawabkan secara baik. Demikian pajak yang menjadi hak negara harus dibayar sesuai mekanisme dan ketentuan yang berlaku.

“Sekalipun ada yang baru menjadi bendahara tolong laksanakan tanggung jawab yang diberikan itu secara baik dan benar, karena pada akhirnya kalian juga yang harus bertanggungjawab, baik secara duniawi maupun di akhirat,” tegasnya.

Perlu juga diketahui oleh para bendahara bahwa sudah banyak bendahara yang masuk penjara  dan diberhentikan tidak dengan hormat, tanpa pensiun. Itu berarti seluruh haknya sudah tidak dibayarkan lagi sejak yang bersangkutan diputus bersalah oleh hakim dan berkekuatan hukum tetap. Karena itu bekerjalah secara baik dan benar. Semua mempunyai tanggungjawab yang sama. (adv)

Editor: rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment