Wabup Flotim Agustinus Payong Boli, SH didampingi Camat Solor Barat Adrianus Kopong Herin membuka kemaha Pramuka ke-58 tahun 2019 tingkat Kabupaten Flores Timur di Desa Nuhalolon, Solor Barat, Senin (12/08/2019). Foto: BNN/ist

Larantuka/BaliNewsNetwork.Com-Tidak ada satupun perubahan tanpa gerakan dan tidak ada pergerakan jika tidak dimulai dari Pramuka. Demikian disampaikan oleh Wakil Bupati Flores Timur Agustinus Payong Boli, SH, ketika membuka perkemahan hari Pramuka ke-58 tahun 2019 tingkat Kabupaten Flores Timur bertempat di kompleks Pasar Enatukan, Desa Nuhalolon Kecamatan Solor Barat, Senin (12/08/2019).

Hadir pada kesempatan itu, Pengurus Kwarcab Gerakan Pramuka Flores Timur periode 2018 – 2023, Camat Solor Barat Adrianus Kopong Herin, MM, Kapospol Solor Barat Agus Niron, Babinsa Kecamatan Solor Barat, para Pembina Pramuka, tokoh masyarakat dan tokoh adat Desa Nuhalolon dan udangan lainnya.

Wabup Agus Boli yang juga sebagai Ketua Pramuka Kwarcab Flores Timur mengatakan, “kita adalah anak – anak muda yang terhimpun dalam Gerakan Pramuka sebagai calon pemimpin – pemimpin di hari yang akan datang, oleh karena itu selamat datang dan selamat mengikuti rangkaian perkemahan ini karena dari sini akan membentuk karakter adik – adik sekalian untuk menjadi pemimpin yang hebat dihari – hari yang akan datang”.

Wabup Agus mengajak kepada seluruh peserta perkemahan untuk ikuti perkemahan ini dengan sungguh – sungguh.

“Jaga sikap, tindak tanduk ,tutur kata, jaga hubungan baik dengan masyarakat, jaga hubungan baik dengan alam lingkungan, juga antara kalian sebagai peserta dalam perkemahan ini, hormatilah lebih tua dan hargailah yang lebih muda, kalian di sini sebagai satu saudara, sebagai generasi penerus bangsa dan negara yang belajar di bumi perkemahan ini untuk menjadi baik di hari – hari mendatang,” nasihat Wabu Agus Boli.

“Bagi yang sungguh – sungguh mengikuti kegiatan dengan baik kita apresiasi dan anggota yang ugal – ugalan dalam pertengahan perjalanan perkemahan ini jika ditemukan, dipulangkan saja k etempatnya, karena kita butuh kader – kader yang disiplin baik, karena hanya dengan Pramuka kita bisa menghasilkan pemimpin yang baik di hari yang akan datang,” tegas Wabup Agus.

“Ingat di sini bukan tempat kita berkumpul dan bermain gila, namun di sini wadah satu – satunya untuk membentuk karekater nilai – nilai kepemimpinan yang tumbuh dari sini untuk ke depan menjadi pemimpin di masa depan,” lanjutnya.

Menurut Wabup Agus Boli, sampai pada saat ini ternyata masih banyak sekolah yang belum mengirim utusan untuk mengikuti perkemahan di tingkat Kkabupaten, padahal Pramuka sudah masuk dalam kurikulum wajib nasional, juga diwajibkan pembiayaan dimungkinkan dari dana BOS.

“Saya tidak tau kepala sekolah – kepala sekolah yang absen dana BOS merereka gunakan untuk apa. Jika itu kita temukan segera diperintakan untuk audit, karena dana sekalipun kecil, tetapi untuk Pramuka harus benar – benar dipakai untuk Pramuka untuk membina karekater pemimpin di hari yang akan datang. Saya juga heran ada kepala sekolah – kepala sekolah tidak mengizinkan para Pembina Pramukanya atau adik – adik sekalian untuk berkemah, dan itu kita akan evaluasi khusus mulai hari ini. Karena yang penting bagi Pramuka adalah adik – adik sekalian membina diri, bukan untuk kepala sekolahnya,” tegas Wabup Agus

Ketua panita Nikolaus Erak dalam laporannya mengatakan, jumlah peserta perkemahan seluruhnya 1.267 orang, terdiri dari Pramuka Penegak 24 Gugus Depan, Pramuka Penggalang 25 Gugus Depan, Pramuka Pandega 1 gudep dari STP Rinha Larantuka, Pramuka Siaga 2 Gudep, se- Kabupaten Flores Timur.

Adapun kegiatan dilaksanakan sejak tanggal 12 – 15 Agustus 2019  yakni kegiatan keagamaan, kegiatan apel dan upacara, kegiatan anjangsana, kegiatan api unggun, ceramah / materi satuan karya Pramuka, teknik kepramukan, bhakti sosial yakni kerja bakti masal, penanaman terumbu karang dan penanaman anakan bakau, keterampilan hasta karya dari bambu dan tempurung kelapa.

“Adapun tema yang diusung dalam kegiatan perkemahan ini Siap Sedia membangun NKRI dengan motto: Bersahabat, Berkreasi dan berbakti dengan semboyan Satu Pramuka, untuk satu Indonesia,” kata Nikolaus Erak. (adv)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment