Wabup Flotim Agus Payong Boli mendampingi Wagub NTT Josep Nai Soi dalam kunjungan kerjanya di Desa Wailebe, Kecamatan Wotan Ulu Mado, Flores Timur, Jumat (09/Agustus/2019). Foto: BNN/IST

Larantuka/BaliNewsNetwork-Wakil Bupati Flores Timur (Flotim) Agustinus Payong Boli, SH meminta perhatian Pemerintah Propinsi NTT melalui Wakil Gubernur NTT Yoseph Nai Soi untuk membantu menyelesaikan pekerjaan hotmix jalan propinsi lintas Baniona-Waiwerang yang belum selesai dikerjakan dan perpanjangan areal Jembatan Tambatan Perahu (JTP) Waelebe pada tahun anggaran 2020 yang akan datang. Permintaan Wabup Agus Boli ini disampaikan dihadapan Wagub Nai Soi yang mengunjungi masyarakat Desa Waelebe, Kecamatan Wotan Ulumado, Jumat (9 Agustus 2019).

Wabup Flotim Agus Boli, SH pada kesempatan itu memohon agar JTP Waelebe dapat diperpanjang hingga medapatkan kedalaman standar yang bisa dilabuh oleh kapal penyeberangan milik masyarakat setempat. Menurutnya, JTP yang dikerjakan dengan dana APBN itu saat ini kondisi fisik bangunannya sudah tidak layak lagi sebagai tempat tambatan perahu, karena jika air laut surut, kapal tidak dapat ditambatkan secara permanen di JTP tersebut. Karena itu Ia berharap Pemerintah Propinsi dapat memperpanjang badan jembatan hingga mencapai standar kedalaman yang ditentukan. Hal ini mengingat JTP tersebut menjadi tempat transit yang sangat membantu masyarakat dari Waiwerang dan Adonara umumnya untuk menyeberang dengan kapal laut menuju Larantuka.

Menjawab permintaan Wabup Flotim Agus Boli itu, Wagub Nai Soi langsung mengiyakan dan menyanggupi kedua proyek besar itu akan dikerjakan pada tahun anggaran 2020.

“Mengenai pelabuhan, saya menjamin tahun depan itu sudah pasti kita anggarkan. Karena saya mantan Komisi V DPR RI yang membidangi pelabuhan, jalan raya, perumahan rakyat, jadi saya menyanggupi itu, dengan catatan kalau propinsi tidak ada uang saya akan pergi ke teman-teman saya di DPR RI, untuk minta bantuan mereka di sana,” ujar Wagub Nai Soi meyakinkan.

Demikian halnya dengan jalan, Wagub Nai Soi mengatakan dalam bahasa yang lugas.

“Adik wakil (Wakil Bupati Agus Boli-red) mengenai jalan ini juga saya menyanggupi, karena ini merupakan janji saya kepada adik wakil tahun lalu akan bangun jalan ini tahun 2020,” ucapnya.

Wagub juga mengatakan dalam masa kepemimpinannya bersama gubernur dalam rentang waktu 3 tahun ke depan seluruh ruas jalan propinsi akan diselesaikan. Ia juga berjanji akan membatu uang sebesar Rp 25 juta untuk SDK Wailebe.

Wagub Nai Soi bertolak dari pelabuhan Larantuka dengan menumpang KM. Mutiara Sandakan. Rombongan disambutan meriah oleh masyarakat Desa Waelebe pada acara penjemputan tepatnya di depan pintu masuk JTP Waelebe dalam acara ceremonial adat, suguhan sirih pinang, arak, tembako dan pengalungan selendang.

Wagub Nae Soi bersama istri didampingi Wabup Flotim Agustinus Payong Boli, SH dan Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Flores Timur Ny. Lusia Hadjon, Camat Wotan Ulumado Silvester Kopong selanjutnya diantar menuju rumah Suku Belen. Di sana rombongan disambut oleh Kepala Suku Simon Senuker Belen dan para kerabat suku. Di tempat ini, Wagub Nai Soi diangangkat dan dinobatkan sebagai anak Lewo Lamaniat Desa Waelebe dengan ceremoni adat setempat.

Kehadiran Wagub ditempat itu sekaligus memenuhi janjinya saat kampanye sebelum terpilih menjadi Wakil Gubernur NTT. (adv)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment