Wabup Agus Boli meresmikan air minum bersih di Desa Watobaya, Adonara Barat. Foto: BNN/IST.

Adonara/BaliNewsNetwork.Com-Wakil Bupati Flores Timur, Agustinus Payong Boli, SH mengatakan tantangan tebesar sekarang ini bukan soal pipa, karena pipa gampang dibeli. Demikian juga bak penampung air.

“Tapi catat kata-kata saya hari ini, kalau kita tidak menjaga sumber mata air itu dengan baik, maka lima sampai sepuluh tahun ke depan mata air bisa saja kering,” tegawa Wabu Flotim Agus payong Boli ketika meresmikan air minum bersih, program Pamsimas, di Desa Watobaya, Kecamatan Adonara Barat, Kamis, 18 Juli 2019.

Peresmian itu ditandai dengan pembukaan kran air minum bersih yang disaksikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Kepemudaan dan Olahraga (PKO) Kabupaten Flores Timur Drs. Bernard Beda Keda, M.Pd, Camat Adonara Barat Wilem Wisok, Kepala Desa dan Ketua BPD Desa Watobaya, Satker program Pamsimas, tokoh masyarakat dan tokoh adat serta masyarakat Desa Watobaya.

“Dari dulu kita sudah punya bak untuk menampung air, tapi apakah kita sekarang ini memperoleh air dengan lancar. Berbeda dengan mereka yang tinggal di daerah pantai. Mereka bisa memperoleh air kapan saja dengan menggali sumur,” kata Wabup Agus Boli.

Karena itu Wabup Agus Boli a mengajak masyarakat Watobaya dan warga dari desa tetangga untuk sama-sama menjaga dan merawat debit mata air secara rutin. Juga perlu melakukan pendekatan dengan pemilik lokasi mata air, agar yang bersangkutan dapat merelakan lokasi tersebut dilakukan penghijauan.

“Sebagai Ketua Pramuka, kami juga mempunyai tugas, kalau di pantai kami menjaga agar tidak terjadi abrasi dengan menanam anakan bakau dan di pegunungan kami menjaga agar sumber mata air tidak kering dengan melakukan penghijaun,” kata Wabup Agus Boli.

Pihaknya mengakui memiliki 10.000 anakan pohon beringin yang akan disumbangkan untuk penghijauan di daerah sumber mata air di Desa Watobata yang dibantu melalui Pramuka. Karena itu dia berharap semua sekolah mewajibkan anak-anaknya masuk menjadi anggota Pramuka, sehingga melalui organisasi ini anak-anak dibawah bimbingan para guru, terlibat secara langsung dalam kegiatan penghijauan dengan menanam anakan pohon bEringin di sekitar daerah aliran sungai maUpun sumber mata air.

“Air hari ini sudah saya resmikan, manfaatkan air itu untuk kebutuhan sehari-hari dan jaga itu debit mata air supaya jangan sampai kering dengan penghijauan di sekitar lokasi mata air. Jangan lupa jaga hubungan baik dengan pemilik lahan di sekitar mata air,” ujar Wabup Agus Boli. (adv)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment