Ari Susilo musisi yang terjerat kasus narkoba. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Seorang musisi asal Klaten, Jawa Tengah bernama Ari Susilo (34) hanya bisa menundukkan kepalnya saat dihadirka di persidangan sebagai terdakwa. Pria yang tinggal di Glogor Carik ini diadili karena ketangkap membawa 96,52 gram sabu.

Akibat perbuatannya, dia pun terancam hukuman maksimal penjara seumur hidup. Sebab, dalam dakwaan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Widyaningsih yang dibacakan dimuka sidang, terdakwa dijerat dengan dua pasal berlapis.

Yaitu, Pasal 112 ayat (2) UU Narkotika dalam dakwaan primer dan Pasal 115 ayat (2) UU yang sama pada dakwaan subsider.

Dijelaskan dalam dakwaan, terdakwa ditangkap polisi pada tangga 29 Desember 2018 sekitar pukul 21.30 WITA di Jalan Dewata VI depan ruma Nomor 3, Sidakrya, Denpasar.

Saat ditangkap, polisi langsung melakukan penggeledahan terhadap diri terdakwa. Dari penggeledahan itu polisi berhasil menemukan tiga plastik klip yang didalamnya berisikan sabu sabu.

“Selanjutnya polisi kembali menemukan satu plastik klip yang didalamnya  berisikan sabu yang dijatuhkan oleh terdakwa. Jadi total ada empat plastik klip yang ditemukan polisi dari terdakwa,” sebut jaksa Kejari Denpasar itu.

Setelah dilakukan penimbangan terhadap sabu yang ditemukan itu, berat totalnya adalah 96,52 gram. Karena terdakwa tidak miliki izin atas kepemilikan sabu tersebut, terdakwa pun akhirnya digiring kantor polisi untuk diperiksa lebih lanjut. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment