Sopir Martin Boro sedang membersihkan halangan lumpur yang menjegal ban mobil Puskesmas Menanga,Solor Timur, Sabtu (26/1). Foto: BNN/doc.AM/Emnir.

Solor/BaliNewsNetwork-Mobil puskesmas keliling milik puskesmas Menanga ,kecamatan Solor Timur pada Sabtu,26 Januari 2019,pukul 18.00 wita,terjegal oleh tanah berlumpur dan  licin yang memadati ruas jalan Menanga-Liwo.Perjalanan kendaraan yang dikemudikan oleh Martin Boro dari desa Menanga ke desa Liwo itu pun terhenti akibat terjerembab lumpur licin dan sulit digerakkan.Satu jam lebih sang sopir yang dibantu warga Liwo harus bergumul membebaskan kendaraan itu dari cengkraman lumpur licin itu.

Akibat terhalang oleh kondisi tersebut dengan hujan yang terus tercurah,perjalanan Martin Boro ke desa Liwo hendak menjemput bidan Maria Marta Sori dan selanjutnya kembali ke puskesmas Menanga untuk mendampingi pasien partus asal desa itu  yang telah di rekomendasikan  dokter  setempat melanjutkan perawatan menuju saat persalinannya di  RSUD Hendrikus Fernandez Larantuka malam itu pun terhambat.

“Begini sudah kondisi jalan kami.Sudah banyak kendaraan yang tertanam di areal ini. Setiap tahun disaat musim hujan, kami pasti mengalami penderitaan ini. Koordinasi, dan pelayanan masyarakat menjadi sangat terhambat.Ini terkait nyawa manusia,pertolongan gerak cepat pasti kandas akibat jalan seperti ini,” ujar beberapa warga sambil mendorong kendaraan tersebut.

Syukurlah, berkat kesigapan dokter Dawar Sitaba kleruk dan bidan Petronela Barek Puhugelong, pasien partus asal Liwo Maria Viviyanti Ribu (24) pun menjalani persalinannya dengan aman dan lancar di Puskesmas Menanga. (Emnir)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment