Nanang Susilo alias Paul yang menjadi kurir narkoba dan divonis 13 tahun penjara. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Nanang Susilo alias Paul yang sebelumnya dituntut hukuman 16 tahun penjara oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewa Gede Anom Rai, Kamis (20/12/2018) divonis hukuman 13 tahun penjara.

Majelis hakim PN Denpasar pimpinan Ni Made Purnami dalam amar putusannya menyatakan sependapat dengan jaksa yang menyebut terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pemufakatan jahat sebagai kurir dalam jual beli Narkotika.

Perbuatan terdakwa sebagaimana dimaksud dalam dakwaan kesatu dan kesatu primer. Yaitu bermufakat jahat sebagai kurir dalam jual beli Narnotika jenis sabu dan ganja sebagaimana dimaksud dalam Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU Narkotika.

Setelah mempertimbangkan hal hal yang memberatkan dan meringankan, majelis hakim menyatakan tidak sependapat dengan jaksa terkait lamanya hukuman yang dimohonkan.

“Menghukum terdakwa Nanang Susilo alias Paul dengan pidana penjara selama 13 tahun, denda Rp1 miliar subsider 4 bulan penjara,” tegas Hakim Ni Made Purnami dalam putusnnya.

Atas putusan itu, baik jaksa maupun terdakwa sama-sama menyatakan pikir-pikir. “Kami pikir-pikir yang mulia,” sebut jaksa dari Kejati Bali itu.

Diberitakan sebelumnya, sebagaimana dalam dakwaan jaksa terungkap, penangkapan terdakwa berawal dari ditangkapnya Yulia Nur Safitri (terdakwa dalam berkas terpisah) oleh BNN Bali pada hari Selasa 29 Mei 2018 silam. Di tangan Safitri yang ditangkap di Jalan Alas Arum No. 19 Banjar Dinas Negara, Desa/Kelurahan Sading, petugas BNN berhasil mengamankan ganja seberat 879,43 gram netto.

Dari keterangan Safitri ganja yang beratnya hampir sekilo itu akan diambil oleh orang lain. Atas pengakuan itu, petugas pun melakukan pengembangan dengan menunggu orang yang akan mengambil. Tidak lama kemudian, orang yang dimaksud (terdakwa) datang dengan menggunakan sepeda motor. Setelah memarkir motornya, terdakwa masuk kedalam kontrakan Safitri  di lantai II. Tanpa basa basi, Safitri yang sudah dalam pengawasan petugas dari BNN menyerahkan tas yang berisikan ganja kepada terdakwa.

“Setelah menerima tas yang berisikan ganja, terdakwa pergi meninggalkan kamar Safitri,” sebut jaksa. Tapi usai menuruni anak tangga dan sampai di lantai I, terdakwa langsung ditangkap oleh petugas yang sudah mengintainya. Dari tangan terdakwa, selain polisi berhasil mengamankan ganja, juga berhasil mengamankan Narkotika jenis sabu sabu sebarat 5,09 gram netto. (pro)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment