Pengacara Pasutri Pengimpor Sabu Minta Berkas Klienya di Split

Nunu Ahmad Matin alias Farhat dan Yulia Fahrani alias Yuli. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Pasangan suami-istri (Pasutri), Nunu Ahmad Matin alias Farhat dan Yulia Fahrani alias Yuli yang ditangkap polisi karena diduga melakukan tindak pidana pemufakatan jahat mingimpor Narkotika jenis sabu-sabu dan ekstasi, Rabu (12/12) didudukan di kursi pesakitan PN Denpasar.

Keduanya dihadirkan untuk mendengarkan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU). Tapi agenda pembacaan dakwaan batal karena ketua majelis hakim, I Wayan Kawisada tidak hadir.

“Sidang tidak jadi digelar karena ketua majelis sedang berhalangan,” ungkap Eddy Silalahi, kuasa hukum kedua tersangka yang ditemui di PN Denpasar.

Namun, Eddy menuturkan, sebelum sidang ditunda, pihaknya sempat mengajukan permohonan. Pihaknya memohon agar kedua tersangka berkasnya dipisah atau splitsing.

“Permitaan kami belum dikabulkan. Mungkin disidang selanjutnya,”tandas pengacara asal Medan, Sumutra Utara itu.

Seperti diketahui, kedua tersangka ini di tangkap di Soputan Residence Jalan Gunung Soputan usai menerima paketan yang dikirim dari Thailand dan berisikan sabu seberat 923,85 gram.

Saat ditangkap, tersangka Farhat mengaku barang bukti sabu itu milik I Komang Arya (DPO). Tersangka Farhat juga mengatakan jika nomor Hp yang tertera dalam paket adalah milik I Koman Arya.

Selanjutnya petugas melakukan penggeledahan di salah satu kamar kost di Jalan Pamogan. Diketahui, kamar kost ini adalah kamar yang juga ditempati oleh kedua tersangka.

Saat dilakukan penggeledahan, polisi menemukan sebuah tas dalam keadaan digembok. Setelah anak kunci yang disimpan di cassing Hp milik tersangka Yulia diambi dan digunakan untuk membuka tas itu, ternyata berisi 41,9 gram sabu.

Selain itu petugas juga menemukan beberapa butir pil ekstasi, timbangan digital serta buku catatan penjualan Narkotika.

Atas perbuatan itu, kedua tersangka dijerat dengan Pasal 113 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 114 ayat (2) Jo Pasal 132 ayat (1), Pasal 112 atar (2) Jo Pasal 132 ayat (1) UU Narkotika. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment