Enam Pelaku Penyelundup Baby Lobster Lintas Negara Dituntut 20 Bulan

Komplotan penyelundup baby lobster. Foto: BNN/Ist.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Komplotan pelaku penyelundupan benih lobster yang berjumlah 6 orang, Rabu (31/10) masing-masing dituntut Jaksa selama 1 tahun 8 bulan (20 bulan).

Keenam terdakwa ini adalah Sion Tanuwidjaya alias Sion (21), asal Jakarta; Muhammad Yasin (21) dari Mataram; Tito Sumantri (20), asal Pare-pare; dan Satriawan Syahputra alias Wawan,(21), asal Kuripan.

Dalam amat tuntutannya, JPU Dewa Narapati menyatakan, para terdakwa terbukti bersalah sebagaimana dalam dakwaan alternatif pertama. Yaitu dengan sengaja memasukan atau mengedarkan dan atau memelihara dan membudidayakan ikan kedalam atau keluar wilayah RI.

Perbuatan terdekat melanggar Pasal 88 juncto Pasal 16 ayat (1) Undang-Undang Nomor 31 tahun 2004 tentang Perikanan Jo Undang-Undang Nomor 45 tahun 2009 tentang perikanan.

“Memohon kepada majelis hakim agar menjatuhkan kepada terdakwa masing-masing selama 1 tahun 8 bulan,”ujar Jaksa Penuntut Umum (JPU) Jaksa Cokorda Intan Merlany Dewie dan Dewa Narapati, dihadapan majelis hakim yang diketuai H. Amin Ismanto.

Sementara itu terungkap dalam sidang, jumlah benih lobster yang hendak diselundupkan ke Singapura itu sebanyak 30.500 ekor.

Diuraikan JPU, upaya penyelundupan ini terkuak pada 2 September 2018 lalu, sekitar pukul 06.55 wita. Rencananya 30.500 benih lobster itu diangkut menuju ke Singapura dengan pesawat Garuda bernomor penerbangan GA-840.

Kala itu, para petugas di Bandara yang sedang bertugas  diminta datang ke Aviation Security (Asvec). Menyusul diamankannya empat barang bawaan berupa satu koper cokelat, sebuah ransel cokelat, dan dua ransel hitam.

Singkat cerita, setibanya di Asvec, petugas melakukan pemeriksaan fisik bersama BKIPM (Badan Karantina Ikan, Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan) Denpasar.

“Hasilnya, di dalam keempat tas itu memang berisi benih lobster (Panalirus sp) sebanyak 30.500 ekor dengan panjang berkisar satu sampai tiga sentimeter,” jelas Jaksa.

Bebby Lobster dikemas dalam 26 kantong plastik dan dibungkus kertas koran. Rencananya akan dibawa ke Singapura menggunakan pesawat GA-840. Upaya mereka itu dipandang bertentangan dengan Permen KKP Nmo 56 /PERMEN-KP/2016 tentang larangan penangkapan dan/atau pengeluaran lobster. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment