Divonis 8 Bulan, WN Malaysia Ini Langsung Nangis

Nor Faraniza yang divonis 8 bulan penjara. Foto: BNN/pro.

Denpasar/BaliNewsNetwork -Warga Negara (WN) Malaysia bernama Nor Faraniza binti Nor Azam tak bisa menahan tangis saat majelis hakim PN Denpasar pimpinan Ni Made Purnami menjatuhkan vonis 8 bulan penjara pada sidang, Rabu (31/10).

Majelis hakim dalam amar putusnya menyatakan wanita berparas ayu, yang sebelumnya ditangkap karena didalam tasnya ditemukan ganja yang belakangan diketahui adalah milik suaminya, Muhamad Akmar Firdaus bin Ishak (sudah divonis 20 bulan) seberat 9,68 gram ini terbukti bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana dalam dakawaan alternatif keempat.

Yaitu dengan sengaja tidak melapor adanya tindak pidana Narkotika sebagaimana dimaksud dalam Pasal 127 ayat (1) UU Narkotika. Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 131 Jo Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI Nomor 35 Tahun 2009 Tentang NarkotiKa.

Setelah mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan, yang diantara terdakwa masih memiliki anak kecil, majelis hakim akhirnya memangkas hukuman yang dimohonkan jaksa, yaitu 1 tahun menjadi 8 bulan penjara.

“Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 8 bulan dipotong selama terdakwa dalam tahanan,”sebut Hakim Made Purnami dalam amar putusnya. Atas putusan itu, baik terdakwa yang didampingi pengacara Mohummad Husein dkk., maupun jaksa menyatakan menerima.

Diberitakan sebelumnya, terdakwa ditangkap diterminal kedatangan Internasional Bandara Ngurah Rai pada tanggal 10 Maret 2018 pukul 14:30 Wita. Saat ditangkap, terdakwa tidak sendiri. Dia bersama suaminya dan dua temanya, Sharizal Bin MD Saleh Mohd dan Rosida Mardani Tarigan.

Saat tiba, terdakwa bersama suaminya dan dua rekanya langsung dilakukan pemeriksaan dengan menggunakan mesin X-Ray. “Saat diperiksa dengan menggunakan mesin X-Ray petugas melihat gerak gerik terdakwa sangat mencurigan,” ungkap jaksa,

Atas hal itu petugas langsung melakukan pemeriksaan lebih mendalam terhadap terdakwa termasuk barang bawaanya di ruang pemeriksaan Bea Cukai. Saat itulah petugas menemukan ganja yang disimpan dalam tas warna hitam milik terdakwa.

Setelah dilakukan pemeriksaan lebih lenjat, ternyata barang bukti ganja terebut adalah milik suamimya, Mohd Akmar Firdaus bin Ishak yang renacananya akan digunakan bersama dengan Sharizal bin MD Saleh Moh selama berlibur di Bali. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment