Dosen STIKOM Bali Bantu Kembangkan UMKM Keripik Rempeyek

Dosen STIKOM Bali, I Gede Eka Wiantara Putra saat memberikan pelatihan kepada Ni Wayan Suriati dan Ni Ketut Niliati pemilik UMKM keripik rempeyek. Foto: BNN/Ist.

Tabanan/BaliNewsNetwork-Dosen STIKOM Bali kembali melaksanakan kegiatan pengabdian masyarakat sebagai langkah untuk menjalankan Tri Dharma Perguruan Tinggi, dimana kali ini Desa Perean Kec. Baturiti Tabanan, Bali menjadi pilot projeknya. Kegiatan yang didanai oleh Ristek Dikti ini dilaksanakan dari bulan April hingga Oktober 2018.

Sasaran kegiatan pengabdian masyarakat dosen STIKOM Bali Program Studi Sistem Informasi dan Komputer ini adalah Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang bergerak dibidang kuliner keripik rempeyek milik Ibu Ni Wayan Suriati dan Ni Ketut Niliati. Pemilihan UMKM ini dikarenakan usaha keripik rempeyek merupakan usaha yang cukup menjanjikan sebagai panganan yang mudah diterima di masyarakat. Mitra merasa usaha yang dijalaninya belum cukup membantu dalam perekonomian rumah tangganya. Hal ini dikerenakan alat-alat yang digunakan untuk memproduksi keripik rempeyek masih sederhana dan produk yang dihasilkan masih dijajakan di warung sekitar daerah Baturiti. Oleh karena itu, untuk membantu permasalahan tersebut dosen STIKOM melaksanakan kegiatan dengan memberikan sumbangan alat-alat produksi dan pelatihan sumber daya manusia dalam menjalakan usaha tersebut.

Ketua kelompok pengabdian masyarakat I Ketut Putu Suniantara menjelaskan,  kegiatan pelatihan yang diberikan berupa pelatihan manajemen usaha, manajemen keuangan dan manajemen pemasaran. Pelatihan ini diberikan oleh I Gede Eka Wiantara Putra dan I Gede Agus Astapa. “Dengan adanya pelatihan dan hibah alat-alat produksi ini diharapkan kedua mitra dapat melakukan penyusunan laporan keuangan dan pemasaran melalui media sosial, sehingga peningkatan kualitas dan kuantitas produk dapat terwujud,” ungkanya.

Sementara itu, Ni Wayan Suriati selaku mitra pengabdian mengaku dukungan dari perguruan tinggi untuk mendapatkan tambahan wawasan dan pengetahuan serta pengelolaan manajemen keuangan dan pemasaran sangat diharapkan. Selain itu Ia berharap, pendampingan sebagai tindak lanjut dari kegiatan pengabdian yang telah dilakukan tidak hanya berhenti setelah kegiatan pengabdian berakhir. (ri)

 

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment