Bule Ukraina yang Ditangkap di Kantor Pos Renon Akhirnya Diadili

Kutsenko Andri yang ditangkap petugas BNN P Bali usai mengambil kiriman biji ganja dari Spanyol. Foto: BNN/pro

Denpasar/BaliNewsNetwork-Setelah sebelumnya sidang ditunda lantaran tidak ada penerjemah, bule Ukraina, Kutsenko Andri yang ditangkap usai menerima kiriman 60 butir biji ganja dari Spanyol, Selasa (18/09) akhirnya diadili.

Sidang yang dipimpin Hakim Wayan Kawisada ini masih mengagendakan pembacaan dakwaan dari Jaksa Penuntut Umum (JPU) Paulus Agung Widaryanto.

Dalam dakwaan terungkap, terdakwa yang didampingi pengacara Baginda Victor Leonardo Sibarani dijerat dengan Pasal 113 ayat (1), Pasal 111 ayat (1) dan Pasal 127 ayat (1p huruf a UU RI No: 35 Tahun 2009 Tentang Narkotika.

Dalam dakwaan terungkap pula, terdakwa yang selama di Bali tinggal di Tirta Bungalow, Banjar Penestaan Kaja itu ditangkap di Kantor Pos Renon tanggal 5 Mei 2018 lalu sekira pukul 10:40 Wita.

Sebelum penangkapan terhadap terdakwa, petugas dari Bea Cukai dan BNN P Bali menerima laporan mengenai adanya paket yang mencurigakan dengan nomor seri RF 13973786BES yang dikirim dari Spanyol.

Atas kecurigaan itu dilakukan pemantauan terhadap paket tersebut. Tidak lama berselang atau sekira pukul 09:30 Wita terdakwa datang ke Kantor Pos dengan maksud mengabil kiriman yang berada dalam pemantauan petugas.

Setelah terdakwa mengambil paket tersebut, terdakwa bergegas meninggalkan Kantor Pos. Tapi belum sempat terdakwa beranjak juah dari Kantor Pos, petugas dari BNN P Bali menghampiri dan menangkap terdakwa.

Petugas lalu meminta terdakwa untuk membuka kiriman yang diterima terdakwa yaitu berupa satu buah amplop warna coklat yang berisikan tulisa pengirim : High Solution dengan alamat Spanyol.

Setelah dibuka, amplop tersebut ternyata berisikan 4 paket yang dalamnya terdapat 60 biji ganja. Kepada petugas terdakwa mengaku barang itu adalah miliknya yang diperoleh dari orang yang bernama Bogdan.

Kepada petugas terdakwa juga mengatakan bahwa Bogdan, sebelum mengirim paket berisikan biji ganja ini sempat menelpon terdakwa dan mengatakan akan memberi kejutan. (pro)

 

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment