Ikan Bermain Sampai di Pinggir Pantai, Warga Desa Sulengwaseng Beri Apresiasi Kepada Pemda Flotim

Salah seorang nelayan di desa Sulengwaseng, Solor Selatan, Yomel, sedang menangkap ikan dengan menggunakan jala, Minggu (19/08). Foto: BNN/Emnir.

Solor/BaliNewsNetwork-Pelaksanaan Misi  ke-4  Pemerintah Daerah Flores Timur,Selamatkan Laut Flores Timur mendatangkan berkat dan berkah tersendiri bagi masyarakat pesisir pantai, termasuk masyarakat desa Sulengwaseng,Solor Selatan. Kini, warga  dengan mudah menangkap ikan,karena ikan-ikan yang sebelum penerapan misi itu sangat susah terlihat, kini  berhamburan bermain dipinggir pantai.

Sembari memperlihatkan ikan Kete’e kepada balinewsnetwork.com, Fransiskus Ola Baga Niron yang dikonfirmasi di pantai jalur gaza desa Sulengwaseng, Minggu, (19/08) memberi apresiasi kepada Pemda Flotim atas penerapan misi Selamatkan Laut Flores Timur itu.

“Dengan adanya misi atau program Selamatkan Laut Flores Timur tersebut, di perairan kami sudah tidak ada pengeboman ikan lagi.Ikan-ikan yang dulunya susah kami dapatkan, kini sangat mudah kami tangkap lantaran ikan-ikan seperti Tembang dan Kete’e ini bermain sampai dipinggir pantai. Kami sungguh-sungguh berterima kasih kepada Bupati Flotim, Pak Anton Hadjon dan Wakil Bupati Pak Agus Boli serta Tim Patroli Laut Gabungan  yang selalu melakukan patroli, mengawasi perairan Flotim secara umum,terkhusus perairan kami ini,” ujar Frans Ola Baga Niron dengan ekspresi riang.

Senada Frans, Yosep Melu Opun Krowin salah seorang nelayan jala bahkan dengan bangga memperlihatkan  hasil tangkapannya. Dengan menggunakan jala hasil usahanya sendiri, Yosep Melu Opun Krowin dengan riang menyisiri tepian pantai Sulengwaseng untuk menangkap ikan.

“Luar biasa. Perairan kami yang sebelumnya terkenal dengan  maraknya pengeboman ikan, kini sudah tidak ada lagi pengeboman. Ikan-ikan kini bermain sampai di tepi-tepi pantai. Kami ucapkan terima kasih atas ketegasan pelaksanaan misi Selamatkan Laut Flotim itu. Dengan jala saja kami bisa mendapatkan ikan yang lumayan bisa menambah penghasilan bahkan bisa kami bagi-bagi kepada sesama kami,” tutur nelayan jala yang akrab di sapa Yomel itu.

Terhadap kenyataan berkelimpahan ikan yang muncul diperairan desa Sulengwaseng itu, Kepala Desa Sulengwaseng L. Marianus Nega Huler pun meminta perhatian Pemda Flotim terkhusus intansi teknis untuk bisa membantu warganya dengan sarana tangkap guna melancarkan aktivitas penangkapan ikan demi peningkatan ekonomi warganya. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment