Nv Temui TA Untuk  ‘Bereskan’ Kehamilannya

Nv diapit  aparat Kepolisian Polres Flotim  menuju kubur bayinya dalam giat Otopsi,Senin (30/7).Foto :BNN/doc/Emnir.

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Pelaksanaan otopsi  terhadap jenasah bayi berusia 7 bulan,Senin 30 Juli 2018   yang  dikuburkan di area RT 15/RW 006,Weri,Kecamatan Larantuka,menyibakkan kisah Nv,perempuan cantik asal  kabupaten Sikka yang tidak mau memikul aib atas  hasil perbuatan dan kelalaian diranjang asmara bersama kekasih gelapnya.

Dari Maumere,Lebao hingga Weri,demikianlah kisah pergerakan  ‘membereskan’  kehamilan Nv itu. Setelah mendapatkan kabar  dari temannya bahwa di Larantuka, ada seorang ibu,TA yang bisa membantu ‘membereskan’  urusan hamil,berangkatlah Nv  dan menetap di kost kepunyaan   ibu itu.

“Nv dalam keterangannya si begitu,hanya kami masih dalami. Jadi kisahnya,Nv dipaksakan melahirkan di kost milik ibu tersebut.Dan dibantu oleh ibu itu.Karena melahirkan secara paksa maka bayi tersebut meninggal.Suami TA  tidak mau bayi tersebut dikuburkan di lokasinya.Lalu atas ide TL,akhirnya bayi tersebut dikuburkan di Weri,lokasi Otopsi kemarin.”urai Kasat Reskrim olres Flotim,Iptu I Nengah Lantika ketika dikonfirmasi BaliNewsNet.work.com,Selasa (31/7).

Sedangkan terkait dengan pertolongan dua oknum bidan,Iptu Nengah dalam penjelasan lanjutannya mengungkapkann kehadiran  kedua bidan tersebut disaat semua proses melahirkan paksa itu telah usai. Salah seorang dari Bidang itu melakukan tensi dan pemeriksaan ala SOP mereka sembari menanti perkembangan apakah akan ada pendarahan atau tidak.

“Setelah menanti sampai dua jam,ternyata kondisi Nv baik-baik saja.Salah seorang bidan lalu memandikan bayi itu sebelum dikuburkan.Yang menghubungi bidan adalah Qr.” ujar I Nengah Lantika sembari menyebutkan pihaknya telah memeriksa 6 saksi termasuk kedua bidan itu. (Emnir).

Editor :Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment