Bakar Rumah Ibu Kandung, Dedi Setiawan Divonis 20 Bulan Penjara

Terdakwa I Putu Dedik Setiawan bersama pengacaranya (BNN/pro)

Denpasar/BaliNewsNetwork-I Putu Dedik Setiawan (26) yang sebelumnya dituntut dua tahun penjara karena membakar rumah ibu kandungnya sendiri, Senin (26/7) kemarin kembali dihadirkan di persidangan.

Dalam sidang, majelis hakim pimpinan Esthar Oktavi menjatuhkan vonis 20 bulan penjara.

Dalam amar putusnya majelis hakim menyatakan sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Dewa Lanang Raharja yang menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pembakaran.

Namun setelah mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan, majelis tidak sependapat dengan lamanya hukuman yang dimohonkan JPU.

“Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun dan delapan bulan,”sebut hakim Eshtar Okatavi dalam amar putusnya.

Atas putusan itu, baik JPU maupun terdakwa yang didampingi pengacara Agus Suparman dan Manik Yogiartha menyatakan pikir-pikir.”Kami pikir-pikir yang mulia,”sebut Manik Yogiartha.

Sebagaimana diberitakan sebelumnya, kasus pembakaran rumah yang terjadi pada tanggal 24 Maret 2018 sekira pukul 22.00 WITA di Jln. Pulau Batanta Gang III Buntu No 1 Denpasar ini berawal saat terdakwa meminta uang Rp 5 juta kepada korban (ibu Kandungnya), Ni Luh Susilawati

Dalam dakwaan dipaparkan, terdakwa minta kepada korb uang untuk merayakan hari ulang tahun pernikahanya.

“Tapi karena korban tidak mempunyai uang sebanyak yang terdakwa minta,”sebut JPU.

Terdakwa sepertinya tidak mau tahu dengan kondisi orang tuanya sehingga marah dan timbul niatnya untuk membakar rumah ibunya. Terdakwa lalu memberi bensin dan menyiramkan bensin itu ke sofa depan rumah hingga ke ruang tamu.

Setelah itu terdekat langsung membakar yang sudah disiram dengan bensin hingga rata dengan tanah. Akibat perbuatan itu, saksi korban mengalami kerugian Rp 500 juta.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment