Bawa Narkotika dari Luar Negeri, Bule Rusia Ini Divonis Penyalahguna

Denpasar/BaliNewsNetwork– Bule Rusia bernama Aleksander Shandrov (33) yang kedapatan membawa Narkotika jenis Psilosin seberat 0.33 gram dan Lisergida (LSD) masing-masing unkuran 0,5 cm x 0,5 cm dan 1 cm x 0,5 cm, Senin (3/7) divonis hukuman satu tahun dan dua bulan (14 bulan) penjara.

Majelis hakim pimpinan I Ketut Tirta dalam amar putusnya menyatakan sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Martinus yang menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana Narkotika untuk dirinya sendiri.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dan diancam pidana pada Pasal 127 ayat (1) huruf a UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika. Namun majelis tidak sependapat dengan lamanya hukuman penjara yang dimohonkan jaksa.

Majelis akhirnya memangkas hukuman terdakwa dari 20 bulan penjara tuntutan JPU menjadi 14 bulan penjara.”Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun dan dua bulan,”sebut hakim dalam amar putusnya.

Atas putusan itu, baik terdakwa yang didampingi pengacara I Nyoman Dila maupun JPU sama-sama menyatakan menerima.”Kami menerima yang mulia,”ujar pengacara terdakwa.

Seperti diberitakan sebelumnya, terdakwa ditangkap di terminal kedatangan Bandara Ngurah Rai saat tiba dari Kuala Lumpur, Malaysia tanggal 2 Februari 2018 sekira pukul 15.30 Wita.

Saat masuk di terminal kedatangan, dua orang petugas melihat gerak-gerik terdakwa sangat mencurigakan. Karena curigi, petugas lantas memeriksa barang bawaan terdakwa dengan menggunakan mesin X-Ray.

Selanjutnya dilakukan pemeriksaan secara mendalam terhadap barang bawaan terdakwa. “Saat itu petugas menemukan satu bungkusan plastik warna putih berisi 3 kapsul yang mengandung sediaan narkotika,”sebut jaksa Kejati Bali itu.

Selanjutnya dilakukan penggeledahan badan terhadap terdakwa. Menariknya saat digeledah, petugas kembali menemukan Narkotika jenis Lisergida (LSD) yang disembunyikan pada bagian belahan pantat terdakwa.

Atas temuan itu, petugas Bea Cukai Bandara Ngurah Rai melakukan penangkan terhadap terdakwa dan menyerahkan terdakwa ke Polda Bali untuk disidik lebih lanjut.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment