Jadi Kurir Narkoba, Dandi Diseret ke Pengadilan

I Kadek Dandi Suardika bersama Jaksa Penuntut Umum (JPU) I Made Lovi Pusnawan (BNN/pro)

Denpasar/BaliNewsNetwor-I Kadek Dandi Suardika alias Dandi yang kedapatan menjadi kurir jual beli Narkotika jenis sabu-sabu tidak bisa berkata banyak saat dihadirkan di muka sidang untuk diadili.

Terdakwa yang beralamat di Jln. Pulau Batanta No, 70 itu diadili karena diduga melakukan tindak pidana percobaan pemufakatakan jahat menawarkan, menjual, membeli, menerim dan menjadi perantara jual beli Narkotika jenis sabu.

Barang bukti sabu yang berhasil diamankan di tangan terdakwa sebarat 0,14 gram. Meski dengan barang bukti yang tidak terlalu banyak, tapi jika melihat dari pasal yang didakwakan Jaksa Penuntut umum (JPU I Made Lovi Pusnawan terdakwa pun terancam hukuman maksimal penjara seumur hidup.

Jaksa menjerat terdakwa dengan Pasal 114 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) dan Pasal 112 ayat (1) Jo Pasal 132 ayat (1) UU RI. No. 35 tahun 2009 tentang Narkotika. Sidang, Rabu (14/2) masih dengan agenda pembacaan dakwaan Jaksa.

Di hadapan majelis hakim pimpinan Agus Walujdo, jaksa dalam dakwaanya memaparkan, sebelum terdakwa dingkap, pada hari Kamis 2 November 2017 sekitar pukul 22.00 Wita di rumhanya terdakwa menghubungi Ni Luh Ratna Dewi dan mengatakan kehabisan sabu.

“Dijawab oleh Ratna Dewi ya, nanti saya kasih,”sebut JPU sebagaimana dalam dakwaan yang dibacakan.

Kemudan Ratna Dewi meghubungi Jro Komang Gede Swastika untuk meyerahkan sabu kepada terdakwa sebarat 2 gram. Permintaan itu diiyakan oleh Jro Gede Swastika dan langsung memberikan sabu kepada terdakwa.

“Saat itu Jro Komang Swastika mengatakan kepada terdakwa, ni tolong jualin,”ungkap JPU.

Setelah menerima 2 gram sabu tersebut, terdakwa memecah-mencah menjadi 9 paket. Terdakwa sendiri ditangkap polisi setelah polisi menangkap I Gede Juni Antara alias Katos. Saat Katos ditangkap, kepada petugas mengaku bahwa sebelumnya mendapat paketan sabu dari terdakwa.

Atas pengakuan itu, petugas pada tanggal 4 November 2017 melakukan penangkapan terhadap terdakwa di Jln. Pulau Bantanta No. 70. Dari tangan terdakwa, petugas berhasil megamankan barang bukti narkotika dan uang Rp 1.700.000.

Tak haya itu, petugas juga berhasil mengamakan barang bukti air soft gun dan dua peluru revolver dan 1 selongsong peluru. Terhadap barang bukti narkoba yang diamankan tersebut, setelah ditimbang beratnya adalah 0,14 gram.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment