Gasak Uang Rp 4 Juta, IRT Asal Banyumas Dituntut 14 Bulan Penjara

Terdakwa Sumirah (BNN/PRO)

Denpasar/BaliNewsNetwork-Seorang ibu rumah tangga (IRT) asal Banyumas, Jawa Tengah bernama Sumirah yang kedapatan mencuri uang Rp 4 juta akhirnya dituntut 14 bulan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Gusti Ayu Putu Hendrawati, Rabu (24/1/2017).

Jaksa dalam amar tuntutanya yang dibacakan dihadapan majelis hakim pimpian Wayan Kawisada menyatakan, terdakwa yang tinggal di Jalan Pertulaka No. 28 X, Denpasar itu terbukti melakukan tindak pidana pencurian dengan pemberatan.

Perbuatan terdakwa melanggar Pasal 363 ayat (1) KUHP. “Memohon kepada majelis hakim untuk menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama 1 tahun dan 2 bulan,”sebut jaksa Kejari Denpasar itu.

Atas tuntutan itu terdakwa langsung memohon keringanan hukuman kepada majelis hakim. Namun JPU menyatakan tetap pada tuntutanya.”Kami tetap pada tuntutan,”kata jaksa. Atas hal itu majelis hakim menunda sidang hingga pekan depan untuk membacakan tuntutan.

Diberitakan sebelumnya, Sumirah pada tanggal 1 November 2017 lalu di sebuah Warung di Cekomaria No. 6 Denpasar mencuri uang Rp 4 juta milik I Ketut Rediasa. Pencurian ini berawal saat tedakwa usai membeli minuman di sebuah Toko dekat Pasar Agung.

Saat terdakwa pulang dan melintas didepan warung milik korban, terdakwa melihat warung tutup dan suasana sepi. Nah, saat itulah timbul niat terdakwa untuk mencuri. Terdakwa yang saat itu bersama anaknya langsung masuk ke warung tersebut melalui pintu pagar dengan cara mencongkel paksa sehingga gebok rusak.

Setelah berhasil masuk, terdakwa langsung menggasak sejumlah uang dan kabur. Setelah sampai ditempat kos, tedakwa menghitung uang hasil curian itu yang keseluruhanya berjumlah Rp 4 juta.

Setalah diinterogasi polisi, terdakwa mengaku mengambil uang tersebut untuk menebus BPKB motornya yang digadaikan kepada orang lain. Tapi BPKB tidak bisa ditembus, terdakwa malah masuk penjara.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment