Terbukti Ikut Mengeroyok Anggota TNI,  Revo Divonis Dua Tahun Penjara

Terdakwa Revo Ashwari Syah yang divonis dua tahun penjara (bnn/pro)

Denpasar/BaliNewsNetwork-Revo Ashwari Syah satu dari lima terdakwa kasus pengeroyokan yang menyebabkan Prada Yanuar Setiawan meninggal dunia, Senin (23/10) divonis 2 tahun penjara.

Majelis hakim pimpinan Made Sukereni dalam amar putusnya menyatakan sependapat dengan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Cokorda Intan Merlani Dewie.

Yaitu menyatakan terdakwa Revo yang masih berstatus sebagai mahasiwa itu terbukti bersalah melakukan tindak pidana bersama-sama melakukan kekerasan dengan tenaga yang menyebabkan orang lain meninggal dunia.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam Pasal 170 ayat (2) ke 3 KUHP. Dalam amar putusnya majelis juga menyebut bahwa, terdakwa Revo terbukti ikut memukul korban sebanyak dua kali.

“Terdakwa memukul korban dibagian wajah dan dada, “sebut hakim dalam putusnya.

Selain itu, hakim juga menyatakan keterangan saksi, keterangan terdakwa serta bukti-bukti yang dihadirkan dalam persidangan semuanya saling berkesesuain.

Sebelum menjatuhkan vonis, majelis terlebih dahulu mempertimbangkan hal-hal yang memberatkan dan meringankan.

Yang memberatkan perbuatan terdakwa bersama terdakwa lainya (sudah vonis) menyebabkan korban yang merupakan anggota TNI meninggal dunia.

Sedangkan yang meringankan, terdakwa mengaku terus terang, tidak berbelit-belit dan berjanji tidak akan mengulanginya lagi.

“Menjatuhkan hukuman kepada terdakwa dengan pidana penjara selama 2 tahun, “sebut Hakim Made Sukereni dalam putusanya.

Putusan majelis hakim ini lebih ringan satu tahun dari tuntutan Jaksa Cokorda Intan Merlani Dewie yang sebelumnya menuntut hukuman 3 tahun penjara. Atas putusan ini, Reydi Nobel dan Baginda Sibarani menyatakan menerima.

Sedangkan Oka Ariani, jaksa yang hadir dalam sidang menyatakan pikir-pikir.

Terdakwa Fajar Hamadi (kiri)

Terdakwa Revo kembali diadili untuk kasus pengeroyokan yang menyebabkan korban Muhamad Jauhari yang merupakan teman dari Prada Yanuar Setiawan itu mengalami luka berat.

Untuk kasus ini Revo tidak sendiri dia bersama Fajar Hamadi.

Untuk kasus ini terdakwa Revo dinyatakan terbukti bersalah ikut melakukan pengeroyokan bersama terdakwa Fajar Hamadi.

“Menghukum terdakwa dengan pidana penjara selama satu tahun dan delapan bulan, “sebut hakim dalam amar putusanya.

Sedangkan untuk terdakwa Fajar Hamadu, majelis juga menyatakan terdakwa terbukti bersalah melakukan tindak pidana pengeroyokan dan menjatuhkan hukuman selama 10 bulan penjara.

Perbuatan terdakwa sebagaimana diatur dalam Pasal 170 ayat (2) ke 2 KUHP.

Atas putusan ini kedua terdakwa melalui kuasa hukumnya, Reydi Nobel dan Baginda Sibarani juga menyatakan menerima.

Sedangkan jaksa yang sebelumnya menuntut kedua terdakwa dengan pidana penjara selama 2,5 tahun dan 1 tahun penjara menyatakan pikir-pikir. “Kami pikir-pikir yang yang mulai, “kata Jaksa Oka Ariani Adikarini. (pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Berita terkait :
Dituntut 5,5 Tahun, Pengeroyok Anggota TNI Menangis
Sidang Pembunuhan Anggota TNI; Sua Pelaku Terancam 5 Tahun Penjara

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment