23 Oktober 2017 Bus AKAP Dilarang Masuk Terminal Ubung, Melanggar Ditindak Tegas

Rapat optimalisasi Terminal Type A Kecamatan Mengwi Badung di Kantor Balai Transportasi Darat Wilayah XII Bali-NTB, di Renon Denpasar, Selasa (17/10). Foto: bnn/sid.

Denpasar/BaliNewsNetwork-Sesuai kesepakatan hasil rapat optimalisasi Terminal Type A Kecamatan Mengwi Badung per tanggal 23 Oktober 2017 semua bus AKAP dilarang memasuki kawasan Terminal Ubung, Denpasar. Apabila sesuai dengan tanggal yang ditetapkan masih ada di lokasi tersebut maka akan ditindak tegas.

Hal ini disampaikan oleh Kasat Lantas Polresta Denpasar Kompol Rahmawati Ismail, usai rapat bersama seluruh instansi terkait di Kantor Balai Transportasi Darat Wilayah XII Bali-NTB, di Renon Denpasar, Selasa (17/10).

“Keputusan itu akan kita berlakukan pada Senin, 23 Oktober 2017 pukul 08.00 Wita sudah disepakati untuk dilaksanakan apel gabungan baik dari kepolisian maupun Dishub serta gabungan yang lain. Dan diharapkan tidak ada lagi Akap di Terminal Ubung sesuai dengan tanggal yang ditetapkan apabila masih ada akan kita tindak tegas,” ujarnya.

Diharapkan dengan adanya penertiba angkutan antar kota antar provinsi ini bisa menghilangkan awu-awu atau calo tiket ilegal di Terminal Ubung serta pelayanan kepada masyarakat pengguna jasa angkutan umum dapat ditingkatkan, dan hal ini juga untuk mendukung terciptanya Keamanan Keselamatan, ketertiban lancar berlalu lintas (kamseltibcar lantas).

Pelaksanaan rapat kordinasi yang dilakukan oleh instansi lintas sektor ini merupakan rapat yang keempat kalinya tentang pembahasan optimalisasi Terminal Mengwi, Badung.

“Kita minta untuk seluruh PO/Akap agar menaik turunkan penumpang di Terminal Mengwi, dan untuk Terminal Ubung jadi type C,” imbuhnya.

Sementara itu, dari pihak PO mengatakan mendukung dengan peraturan yang ada, namun mereka meminta agar didukung dengan koneksitas jasa angkutan umum yang ada dan disosialisasikan. Selain itu pihak PO juga meminta agar travel-travel gelap agar secepatnya ditindak karena merusak mekanisme yang sudah ada.

Rapat dihadiri oleh Kepala BPTD wilayah XII Bali NTB, Dishub Prov. Bali, Dit Lantas Polda Bali yang diwakili Kasi Saran, Kasat Lantas Resta Denpasar, Wakasat Lantas Resta Denpasar, Kasat Lantas Polres Badung, Dishub Kota Denpasar, Dishub Kabupaten Badung, DPD Organda Provinsi Bali, DPC Organda Kota Denpasar, DPC Organda Badung, Perum Damri Denpasar, dan Perwakilan Perusahaan Otobus(PO) sebanyak kurang lebih 50. (Sid)

 

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment