ASN Flotim Wajib Berbusana Lamaholot – Pimpinan OPD  Diminta Tegas Tertibkan Staf

ASN Flotim mengikuti apel kesetiaan, Senin (04/09)  berpakaian adat Lamaholot. Laki-laki berbaju putih dengan bawahan  nowing, yang perempuan berkebaya putih dipadu kewatek. BNN/Emnir

Larantuka/BaliNewsNetwork.com-Bupati Flores Timur Antonius Hubertus Gege Hadjon,ST pada Senin (4/8) mengumumkan gerakan mencintai budaya Lamaholot yang ditandai dengan penerapan peraturan Bupati No. 49 Tahun 2017 tentang wajib berpakaian dinas khas Lamaholot pada  setiap hari Senin pertama dalam bulan bagi kalangan Aparatur Sipil Negara lingkup Pemda Flotim .

Terkait dengan peraturan tersebut, Bupati Anton Hadjon secara tegas meminta seluruh pimpinan OPD untuk betul-betul memperhatikan ketentuan yang ditetapkan tersebut dan mewajibkan seluruh barisan ASN di instansi yang dipimpinnya untuk menjalankan kewajiban yang telah diatur dalam Perbup Nomor 49 Tahun 2017 itu.

“Hari ini  kita mulai memberlakukan wajib berpakaian adat motif lamaholot untuk setiap hari Senin pertama dalam bulan sebagai wujud dari gerakan mencintai budaya kita sendiri. Kepada para pimpinan OPD, saya ingatkan untuk tegas dan disiplin dalam menjalankan ketentuan ini. Pimpinan OPD harus memberikan contoh karena pimpinan menjadi teladan dan panutan bagi staf atau orang –orang yang dipimpinanya. Oleh karena itu pimpinan OPD harus bisa memberikan reward dan punhisment kepada staf. Berikan penghargaan dengan ucapkan terima kasih kepada staf yang loyal dan disiplin serta tegurlah mereka yang tidak disiplin dan tidak taat,” pinta Bupati Anton Gege.

Gerakan cinta budaya Lamaholot yang diwujudnyatakan dengan  wajib berpakaian adat khas Lamaholot tersebut, bagi Bupati Anton Hadjon merupakan kewajiban yang secara langsung menggairahkan pertumbuhan ekonomi kreatif  pada sub sektor tenun ikat budaya Lamaholot yang tentunya berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Sebagaimana yang disaksikan BaliNewsNetwork.com pada Senin (4/8), para ASN di lingkup Pemda Flotim tampil beda. Aktivitas mereka di hari itu dengan berbalutkan pakaian adat khas Lamaholot. Sebelumnya, Sekda Flores Timur Antonius Tonce Matutina sebagaimana yang tertera dalam surat bernomor Humas.005/023/Protokol/2017 tertanggal 31 Agustus, telah menginstrusikan  kepada semua satuan kerja berkaitan dengan pelaksanaan Perbup No. 49 Tahun 2017 tersebut.

Selain mewajibkan semua ASN  di lingkup Pemda Flotim untuk menghadiri apel kesetian bertempat di halaman kantor bupati, Sekda Tonce Matutina pun secara tegas menguraikan  jenis pakaian adat Lamaholot itu lengkap dengan cara  pemakaiannya.

“Ketentuan penggunaan pakaian adat Tana Lamaholot, sebagaimana dalam pasal 11 A Perbup No. 49 Tahun 2017  adalah sebagai berikut. untuk laki-laki : berkemeja putih lengan panjang dengan nowing/senai. Cara pakainya adalah seking.  Sedangkan untuk wanita, kebaya berwarna putih  dengan balutan kewatek. Cara pakainya adalah gewerit/sape. (Emnir).

Editor: Rahman Sabon Nama

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment