Senjata api milik ajudan Wakapolda NTT Brigjen Pol Victor Manoppo, tiba-tiba meletus di Lounge Bandara El Tari Kupang, Senin, (21/8/2017) pukul 12.54 Wita.

Kupang/BaliNewsNetwork- Senjata api milik ajudan Wakapolda NTT Brigjen Pol Victor Manoppo, tiba-tiba meletus di Lounge Bandara El Tari Kupang, Senin, (21/8/2017) pukul 12.54 Wita. Pistol milik ajudan itu meletus dan membuat lubang di lantai keramik Louge Bandara El Tari Kupang. “Senjata tersebut meletus karena terjatuh ke lantai,” ujar Kabid Humas  Kombes Pol Jules Abast kepada BNN, Senin (21/8/2017).

Menurut Kombes Jules, kejadian ini berawal saat Waka Polda melaksanakan boarding dan diantar oleh ajudan. Saat hendak mengantar ke apron, pihak bandara tidak memperbolehkan ada senjata api. Senjata itu kemudian dititipkan kepada Bripda Lopes, sopir Waka Polda NTT.

“Waktu Bripda Lopes hendak mengosongkan pistol, senjata itu jatuh mengenai keramik sehingga terjadi letusan. Akibatnya, keramik di lounge bandara pecah dan berlubang,” ujar Kombes Jules. Dia menambahkan, kejadian itu tidak menimbulkan korban jiwa. Sementara Bripda Lopes langsung dibawa ke Polda NTT untuk dimintai keterangan. “Untuk driver Waka Polda tetap diperiksa Propam, sedangkan dengan pihak Angkasa Pura sudah diselesaikan secara baik,” imbuh Kombes Jules.

General Manager Angkasa Pura, Wahyudi membenarkan kejadian itu. Menurut Wahyudi, kejadian itu murni ketidaksengajaan dan sudah diselesaikan dengan pihak Polda NTT. “Senjata itu terjatuh saat dititipkan oleh ajudan ke driver Waka Polda NTT, jadi tidak ada unsur kesengajaan sama sekali dan kami tidak persoalkan itu, namanya juga tidak sengaja,” kata Wahyudi. Dia mengaku, kejadian itu tidak menelan korban jiwa dan tidak mengganggu jadwal penerbangan. (Amar Ola Keda)

Editor : Rahman Sabon Nama

 

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment