Digulung Ombak Dinihari tadi, Nelayan Jembrana Ditemukan “Nyungsep” Tewas

Foto: bnn/ist.

Jembrana/BaliNewsNetwork-Asmin (60) nelayan asal Jembrana yang hilang digulung ombak pada Selasa (25/7) dini hari ditemukan tewas sekira pukul 16.15 Wita sore tadi. Itu setelah pencarian yang dilakukan oleh petugas gabungan lebih dari 10 jam lamanya.

Asmin ditemukan sekitar 4 kilometer arah timur dari lokasi awal terhempas dan tenggelam saat melaut di wilayah pantai Air Kuning, tepatnya di selatan Hotel Wija, Banjar Munduk, Desa Airkuning, Jembran, Bali.

Kakek asal Banjar Munduk, Desa Airkuning, Jembrana ini diketahui tenggelam saat melaut bersama anaknya, Selasa (25/7) sekitar pukul 01.00 Wita dini hari tadi.

Informasi yang berhasil dihimpun, korban pertama kali ditemukan oleh saksi I Ketut Marna (72), warga Tegalcangkring, Mendoyo, Jembrana.

Saat itu Marna tengah memasang jaring ikan dari pinggir pantai, dan melihat sesosok mayat mengambang dihempas ombak menuju pinggir pantai. Pihaknya pun segera melaporkan peristiwa itu ke kepolisian Mendoyo.

Tim medis pun memeriksa korban, dan tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Jazad korban kemudian dievakuasi oleh petugas dan diserahkan kepada pihak keluarga.

Plt. Kasat Polair Iptu Eddy Waluyo saat dikonfirmasi membenarkan korban tenggelam di pantai Airkuning telah ditemukan di pantai Delod Berawah, Kecamatan Mendoyo, Jembrana.

“Setelah dilakukan pemeriksaan terhadap jazad korban oleh tim medis, korban kemudian diserahkan kepada pihak keluarganya,” singkatnya melalui sambungan telepon. (sid)

Editor: Ni Ketut Budiantari

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment