Bupati Flotim  Pangkas OPD – Banyak Kadis Turun Jabatan

Bupati Flores Timur Antonius Gege Hadjon, ST saat di Desa Menanga, Senin (24/7) untuk menghadiri HUT ke-70 Koperasi. BNN/Emnir

Duet Bupati Anton Gege Hadjon dan Wakilnya Agustinus Payong Bali terus membuat gebrakan spektakuler.  Dalam urusan Organiasi Perangkat Daerah (OPD), tahun 2018 Anton Hadjon akan memangkas beberapa OPD. Konsekwensinya banyak kepala dinas yang sekarang bakal turun jabatan, sekaligus menghemat belanja pegawai hingga 50 %. Luar biasa.

Solor/BaliNewsNetwork.com-Upaya merampingkan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di tubuh Pemerintahan Kabupaten Flores Timur rupanya tidak sekedar jadi wacana pemanis bibir. Pemerintahan Bereun yang telah menyatukan semua perbedaan di Pilkada  silam menjadi  Bereun Senaren itu bahkan kini telah memantapkan formula perampingan OPD yang sebelumnya benama Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) tersebut.

Bupati Flores Timur Antonius Gege Hadjon, ST dalam sambutannya di acara HUT Ke-70 Koperasi Indonesia tingkat Kabupaten Flotim yang dilaksanakan di Desa Menanga, Kecamatan Solor Timur, Senin (24/7) bahkan berkali-kali melontarkan pernyataan berkaitan hal tersebut.

Di hadapan para pimpinan OPD, para camat, pimpinan BUMN/BUMD, para kades se-Solor dan para penggerak koperasi, Anton Hadjon dengan lantang mengungkapkan  telah membuat mal-nya dan akan dilaksanakan pada tahun depan (2018).

Tidak saja menghilangkan OPD yang dianggap hanya menghabiskan anggaran, kepemimpinan politik Flotim periode 2017-2022 tersebut bahkan juga akan memangkas belanja pegawai hingga 50 persen. Semuanya itu hanya demi mengefektifkan pembangunan berdasarkan cita-cita luhur yang telah terbingkai dalam visi-misi kepemimpinan mereka.

“Kami sedang melakukan evaluasi perda tentang OPD kita dan kami telah buat mal itu. Kami akan melakukan pengurangan biaya belanja pegawai di tahun 2018 hingga 50 persen. Kami tidak punya program yang banyak dan harus sesuai mal  yang telah kami buat itu. Bahkan ada SKPD yang tidak memiliki program satu pun. Ya kita harus  tegas lakukan itu,” ujar Bupati Anton tegas.

Sembari menggenjot pemikiran peserta yang menghadiri peringatan HUT ke-70 Koperasi itu, Bupati Anton Hadjon dengan lantang menanamkan  konsep realisasi menyelamatkan orang muda yang diselaraskan pada program pemberdayaan.

Demikianpun konsep besar  di sektor laut, pertanian, kesehatan, pendidikan serta pembangunan infrastruktur yang banyak membutuhkan anggaran, memberanikan duet Anton Hadjon-Agus Boli untuk melakukan gebrakan tegas pemangkasan anggaran dan OPD yang dilihat mereka tidak optimal.

“Kita kurangi anggaran belanja pegawai hampir 50 persen. Bagi pimpinan SKPD Yang tidak sanggup, diminta mundur memang. Kita sudah pada tataran buat mal program SKPD bahkan ada SKPD yang tidak ada program nantinya. Artinya di tahun depan ada perubahan Perda tentang OPD kita,” ujar tegas Bupati Anton Hadjon seraya menambahkan lebih fokus menaikkan belanja pembangunan. (Emnir)

Editor: Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment