Kasi Pidum Jamin Tidak Ada Intervensi dalam Kasus Pembunuhan Anggota TNI

I Ketut Maha Agung (bnn/pro)

Denpasar/BaliNewsNetwork-Kasus penusukan yang menewaskan  anggota TNI bernama Prada Yanuar Setiawan (20) tidak lama lagi akan masuk ke meja persidangan.

Berkas perkara ini Senin (24/7) sudah dilimpahkan (tahap II) oleh penyidik Polresta Denpasar ke Jaksa Penuntut Umum (JPU) pada Kejaksaan Negeri (Kejari) Denpasar.

Selain berita acara pemeriksaan (BAP), penyidik Polresta Denpasar juga langsung melimpahkan empat pelaku yang semuanya masih anak-anak alias anak baru gede (ABG), yaitu DKD, KCA, IC dan KTS.

Kepala Seksi Pidana Umum (Kasi Pidum) Kejari Denpasar I Ketut Maha Agung mengatakan, usai dilakukan pelimpahan dan pemeriksaan, keempat palaku langsung dititipkan di LP Kerobokan.

Empat pelaku usai diperiksa jaksa (bnn/pro)

Empat pelaku usai diperiksa jaksa (bnn/pro)

“Usai kami periksa, keempat palaku langsung kami titipkan ke LP Kerobokan untuk menjalani masa penahanan,” sebut pajabat asal Buleleng itu.

Selain itu, Maha Agung juga menjamin bahwa dalam menangani perkara ini, tidak ada pihak yang melakukan intervensi.

“Tidak ada intervensi, semua berjalan sesuai prosedur yang ada,”sebutnya.

Seperti diketahui, dalam kasus pembunuhan anggota TNI bernama Yanuar Setiawan ini, salah satu pelaku yang berinisial DKD adalah anak dari anggota DPRD Provisni Bali, Dewa Nyoman Rai.

Artinya, bisa saja publik khawatir adanya intervensi dalam penanganan perkara ini.

“Tidak ada intervensi,” tegas Maha Agung.

Selain itu, Maha Agung juga berjanji bahwa kasus ini secepatnya akan dilimpahkan ke Pengadilan Negeri Denpasar.

“Karena ini perkara yang melibatkan anak-anak, secepatnya kami limpahkan ke Pengadilan. Paling lambat minggu depan berkas sudah kami kirim,” pungkasnya.(pro)

Editor : Rahman Sabon Nama

Recommend to friends
  • gplus
  • pinterest

About the Author

Leave a comment